web analytics
  

Ledakan Penduduk Buat Air Tak Cukup Lagi untuk Masa Depan

Rabu, 16 September 2015 21:35 WIB
Umum - Regional, Ledakan Penduduk Buat Air Tak Cukup Lagi untuk Masa Depan, air, masa depan, penduduk

ilustrasi (https://islamislogic.files.wordpress.com)

Depok-  Ketersediaan air yang ada sekarang tidak akan mencukupi untuk menyokong jumlah populasi suatu kota di masa depan, kata Ketua Asosiasi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Profesor Sangkot Marzuki.

"Bahwa pelayanan air yang ada sekarang dan 'planning' suatu kota (terhadap air) ini tidak mencukupi untuk menyokong populasi ke depan," kata Sangkot di Depok, Rabu(16/9/2015).

Menurut dia, perencanaan tata pengelolaan air perkotaan saat ini belum mampu untuk menyetarakan dengan pertumbuhan penduduk dan berbagai persoalan di masa depan.

"'Planning'-nya gak cukup untuk menghadapi pertumbuhan populasi, urbanisasi dan persoalan masa depan seperti 'climate change'," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa dampak dari perubahan iklim di masa depan serta pertumbuhan jumlah penduduk akan berdampak pada penggunaan dan ketersediaan air bersih.

Ia berpendapat, penyelesaian permasalah ketersediaan dan pelayanan air di masa depan bisa di atasi dengan teknologi dan inovasi dalam tata kelola air.

Sangkot menjabarkan tiga konsep tata kelola air perkotaan berbasis inovasi dan teknologi. "Konsep yang pertama dengan memanajemen air dengan baik sehingga kita tidak perlu mendatangkan air banyak-banyak dari luar daerah," ujar Sangkot.

Konsep pertama tersebut merupakan hal teknikal yang harus diterapkan dengan penggunaan teknologi dan inovasi.

Sedangkan konsep kedua dengan membuat lingkungan perkotaan seperti sungai yang bersih dan genangan air yang baik untuk menghasilkan kesejukan.

Yang paling penting, kata Sangkot, adalah kesadaran manusia itu sendiri terhadap lingkungan terutama dengan keberadaan dan ketersediaan air bersih.

"Semua itu hanya bisa tercapai dengan manusia yang peduli dan sensitif terhadap ketersediaan air," kata Sangkot.(*)

   

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:53 WIB

Niat untuk menjadi pribadi yang baik, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix) tak malu untuk belajar memperbaiki diri.

Umum - Regional, Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix),Belajar Baca Alquran,Napi Belajar Baca Alquran,Napi Tasik

Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:47 WIB

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, kebingungan jenis sanksi kepada perusahaan yang t...

Umum - Regional, Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR, Disnakertrans Cianjur,THR Cianjur,Bayar THR,Sanksi Telat Bayar THR

47 Napi Lapas Tasik Masih Positif Covid-19

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:09 WIB

Kasus Covid-19 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tasikmalaya terus dipantau pihak Dinas Kesehatan Kota Tasikmal...

Umum - Regional, 47 Napi Lapas Tasik Masih Positif Covid-19, Napi Lapas Tasik,Napi Positif Covid-19,Lapas Tasikmalaya

Satgas Cianjur Khawatir Peningkatan Covid-19 Saat Mudik

Regional Selasa, 20 April 2021 | 18:37 WIB

Diharapkan masyarakat bisa mengurangi mobilitas serta tetap mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan bersama.

Umum - Regional, Satgas Cianjur Khawatir Peningkatan Covid-19 Saat Mudik, Peningkatan Covid-19 Saat Mudik,Larangan Mudik 2021,Kabupaten Cianjur,Kasus Covid-19,Ramadan,Lebaran,Idulfitri

Kapten Amerika Suntik Kakek Berumur 104 Tahun

Regional Selasa, 20 April 2021 | 16:17 WIB

Wirjawan Hardjamulia kembali mendapatkan vaksinasi dosis kedua di Rumah Sakit (RS) Vania Kota Bogor, Selasa 20 April 202...

Umum - Regional, Kapten Amerika Suntik Kakek Berumur 104 Tahun, Kapten Amerika,Wirjawan Hardjamulia,Rumah Sakit (RS) Vania,Kota Bogor,Vaksin Covid-19

Akses Perpustakaan Dibatasi Akibat Pandemi, Minat Baca Warga Jabar Tur...

Regional Selasa, 20 April 2021 | 15:50 WIB

Sejak pandemi merebak di Indonesia di 2020, minat baca warga Jabar ada di angka 61,49%. Padahal di 2016, minat baca bera...

Umum - Regional, Akses Perpustakaan Dibatasi Akibat Pandemi, Minat Baca Warga Jabar Turun Drastis, Minat Baca Warga Jabar Turun,Minat Baca Warga Jawa Barat,budaya baca di masyarakat,Penurunan angka minat baca warga,Persentase minat baca di Jabar,Persentase minat baca,akses sarana dan prasarana baca,durasi rata-rata dalam membaca

Ngotot Gelar Takbir Keliling, Siap-siap Kena Tilang!

Regional Selasa, 20 April 2021 | 15:29 WIB

Penilangan itu diterapkan supaya masyarakat bisa lebih paham akan situasi pandemi yang masih berlangsung.

Umum - Regional, Ngotot Gelar Takbir Keliling, Siap-siap Kena Tilang!, larangan takbir keliling,Hukuman kedapatan menggelar takbir keliling,Tilang menggelar takbir keliling,mencegah penyebaran virus Covid-19,Polda Jabar,Tilang Gelar Takbir Keliling

PTM Digelar Juli, Vaksinasi Kalangan Pendidik di Jabar Capai 65%

Regional Selasa, 20 April 2021 | 15:08 WIB

Vaksinasi di kalangan pendidik dilakukan sebagai bentuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) yang akan digelar pada J...

Umum - Regional, PTM Digelar Juli, Vaksinasi Kalangan Pendidik di Jabar Capai 65%, vaksinasi Covid-19 untuk pelayan publik,Vaksinasi Covid-19,Vaksinasi Kalangan Pendidik,Vaksinasi Kalangan Pendidik di Jabar,Pembelajaran Tatap Muka (PTM),vaksin Covid-19 bagi guru,Pembelajaran Tatap Muka,pemberian vaksin Covid-19

artikel terkait

dewanpers