web analytics
  

Tak Cuma Pulau, Hewan dan Tumbuhan Asli Indonesia di Klaim Negara Tetangga

Selasa, 8 September 2015 22:10 WIB
Umum - Regional, Tak Cuma Pulau, Hewan dan Tumbuhan Asli Indonesia di Klaim Negara Tetangga, apel, salak pondoh, kambing pe, Komisi IV DPR RI, UGM , Undip , USU, Unair, Yogyakarta, Semarang, Medan, surabaya

ILustrasi: Salak Pondoh yang sudah diklaim oleh Thailand dan Malaysia

 

Surabaya- Komisi IV DPR RI dan akademisi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menyatakan sejumlah negara tetangga telah mengincar salak pondoh, apel, kambing pe (peranakan etawa) dan hewan serta tumbuhan Indonesia lainnya menjadi seolah-olah milik negara mereka.

"Karena itu, RUU Karantina tentang Hewan, Ikan, dan Tumbuhan itu penting bukan sekadar masalah regulasi atau hukum, namun terkait kedaulatan negara kita," kata anggota Komisi IV DPR Eko Hendro Purnomo di Surabaya, Selasa (8/9/2015).

Di sela konsultasi publik dan jaring pendapat terkait RUU itu, politisi PAN itu mengatakan para legislator sudah mendiskusikan masalah RUU Karantina itu dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan.

"Kali ini, kami menemui sejumlah akademisi secara serentak, ada yang ke Unair di Surabaya, tapi rekan lain ke UGM Yogyakarta, Undip Semarang, dan USU di Medan. Semuanya mendorong RUU itu segera diselesaikan," katanya.

Bahkan, banyak kalangan yang mengharapkan RUU itu juga diperkuat dengan Badan Karantina Nasional (BKN) yang langsung berada di bawah kendali Presiden, sehingga memiliki kewenangan yang kuat.

"Badan itu mencakup imigrasi dan bea cukai di dalamnya. Selama ini, semuanya berdiri sendiri, bahkan balai karantina itu tidak ada pada bandara-bandara kecil, padahal karantina merupakan 'first gate' negara," katanya.

Menurut Eko yang juga dikenal sebagai presenter dan pelawak itu, pihaknya akan mempercepat RUU itu. "Tahun ini, kami mencari masukan dari berbagai kalangan dan mungkin tahun depan sudah ada pembahasan," katanya.

Intinya, RUU Karantina harus memosisikan Badan Karantina sebagai "first gate" (pintu utama) dari sebuah negara, sedangkan imigrasi terkait administrasi keluar-masuk negara lain, bea cukai terkait biaya (keuangan), dan BPOM terkait kesehatan barang yang sudah masuk.

 "RUU dan Badan Karantina itu sudah sangat mendesak, apalagi akhir-akhir ini sejumlah tumbuhan dan hewan milik kita sudah diklaim negara lain, seperti apel, salak pondoh, kambing pe, dan sebagainya yang sudah diklaim oleh Thailand dan Malaysia, padahal milik Indonesia," katanya.

Dalam kesempatan itu, dosen FKH Unair Dr Mustofa Helmy Effendy menilai RUU Karantina dan Badan Karantina akan sangat penting untuk menjaga kedaulatan pangan, baik tumbuhan, ikan maupun hewan.

"Kami sarankan RUU Karantina itu dibuat secara teknis agar implementatif dan tidak menjadi semacam kertas saja, karena itu perlu rincian kewenangan hingga sanksi untuk pelanggarnya, tapi jangan sampai mudah memenjarakan peneliti karena ada kerja sama dengan negara lain," katanya.

Selain itu, para akademisi Unair juga memberikan masukan tentang perlunya dirumuskan secara rinci dalam RUU Karantina itu tentang rekayasa genetika, hewan langka, bioterorisme, dan sebagainya, sehingga negara tetangga tidak akan bisa seenaknya.(*)

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Belasan Ribu Warga Cianjur Tidak Lebaran di Kampung Halaman, Ini Penye...

Regional Senin, 17 Mei 2021 | 21:03 WIB

Diperkirakan belasan ribu warga Cianjur yang bermukim di luar kota dipastikan tidak berlebaran di kampung halaman. Hal i...

Umum - Regional, Belasan Ribu Warga Cianjur Tidak Lebaran di Kampung Halaman, Ini Penyebabnya, Warga Cianjur Tidak Lebaran,Penyekatan Pemudik di Cianjur,Pemkab Cianjur

Meski Okupansi Turun, Jabar Tingkatkan Kapasitas Rumah Sakit Rujukan C...

Regional Senin, 17 Mei 2021 | 20:55 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan akan menyiapkan dua strategi penguatan rumah sakit rujukan COVID-19.

Umum - Regional, Meski Okupansi Turun, Jabar Tingkatkan Kapasitas Rumah Sakit Rujukan COVID-19 , Rumah Sakit,Covid-19 Jabar

Wagub Jabar Pastikan 90% ASN Hadir Hari Pertama Kerja

Regional Senin, 17 Mei 2021 | 19:55 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyatakan hampir semua ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat masu...

Umum - Regional, Wagub Jabar Pastikan 90% ASN Hadir Hari Pertama Kerja, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,ASN Jabar,ASN Pemprov Jabar,Libur Lebaran

Pa Ogah di Bekasi Lakukan Pencurian dan Pemerkosaan

Regional Senin, 17 Mei 2021 | 19:44 WIB

Dua pelaku perampokan sekaligus pemerkosaan terhadap gadis anak penghuni rumah di Bintara, Bekasi Barat, ditangkap. Seda...

Umum - Regional, Pa Ogah di Bekasi Lakukan Pencurian dan Pemerkosaan, pemerkosaan di bekasi,Berita Bekasi,kriminal bekasi,pencurian bekasi

Tidak Ada Mobil Damkar, 3 Rumah Ludes Terbakar

Regional Senin, 17 Mei 2021 | 19:33 WIB

Tidak adanya mobil pemadam kebakaran di Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur, mengakibatkan tiga rumah terbakar tanpa bis...

Umum - Regional, Tidak Ada Mobil Damkar, 3 Rumah Ludes Terbakar, Kebakaran Cianjur,Kebakaran Rumah di Cianjur,Damkar Cianjur

Aksi Bela Palestina, Bendera Israel Dilindas Kendaraan di Jalan Raya P...

Regional Senin, 17 Mei 2021 | 19:21 WIB

Dukungan untuk warga Palestina terus berdatangan dari masyarakat Indonesia. Salah satunya dari masyarakat Parung, Kabupa...

Umum - Regional, Aksi Bela Palestina, Bendera Israel Dilindas Kendaraan di Jalan Raya Parung-Bogor, Bela Palestina,aksi bela palestina,bendera israel dilindas,bendera israel dilindas mobil,Aksi Bela Palestina di Bogor

Mudik dan Balik ke Cirebon Belum Aman

Regional Senin, 17 Mei 2021 | 19:14 WIB

Ratusan pelaku perjalanan yang melintasi Kabupaten Cirebon menjalani pemeriksaan kesehatan selama arus mudik dan balik L...

Umum - Regional, Mudik dan Balik ke Cirebon Belum Aman, Mudik Cirebon,arus balik cirebon,Kabupaten Cirebon,Mudik 2021

Besok Pagi, Ridwan Kamil Akan Lantik Bupati dan Wakil Bupati Cianjur

Regional Senin, 17 Mei 2021 | 19:03 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan akan melantik pasangan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman-TB Mu...

Umum - Regional, Besok Pagi, Ridwan Kamil Akan Lantik Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Pelantikan Bupati Cianjur,bupati cianjur,Plt. Bupati Haji Herman Suherman,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

artikel terkait

dewanpers