web analytics
  

Sepertinya Tahun Ini Kota Bandung Tak Bisa Kejar Target Pajak

Selasa, 1 September 2015 16:46 WIB
Umum - Regional, Sepertinya Tahun Ini Kota Bandung Tak Bisa Kejar Target Pajak, pajak, kota bandung, target

ilustrasi

 

Bandung- Kepala Dinas Pelayanan Pajak(Disyanjak) Kota Bandung Priana Wirasaputra menyatakan, target pajak tahun ini tidak akan tercapai. Pasalnya ada beberapa hal menyebabkan potensi mengurangi pendapatan.

"Ada beberapa hal yang berpotensi mengurangi pendapatan pajak. Ada kekhawatiran target pajak tahun ini tidak tidak akan tercapai," ujar Priana.

Karenanya, Priana mengatakan pihaknya meminta ada penurunan target pajak, yang semula Rp1,6 triliun menjadi Rp1,4 triliun. Jadi penurunan pajak sekitar Rp200miliar.

Hingga 25 Agustus lalu, lanjut Priana, pendapatan pajak mencapai Rp790.535.523.082. sedangkan terget Rp1,6. Triliun atau baru terealisasikan sekitar 49,01 persen.

Beberapa hal yang menurut Priana berpotensi membuat target pajak tidak terealisasi adalah isu akan dihilangkannya Pajak Bumi dan Bangunan(PBB), diberlakukannya moratorium reklame, pembatasan jam operasional tempat hiburan, dan diberlakukannya larangan membuat kegiatan di hotel.

"Pajak reklame saja dari Rp30 miliar, baru tertarik Rp8-9 miliar. Sekarang ditambah ada moratorium reklame, pastinya tidak akan tercapai," tambah priana.

Di sisi lain lanjut Priana Pemkot Bandung akan menggandeng pihak kepolisian untuk membentuk tim khusus untuk meningkatkan kesadaran pajak.

"Pak Wali (Wali Kota Bandung,red) akan mengoptimalkan pendapatan pajak lewat Progam Penindakan dan Penertiban Pajak Daerah (P4D)," ujar Priana.

Dengan program ini tambahhnya, Pemkot Bandung bisa mengetahui siapa saja wajib pajak(WP) dan Objek Pajak (OP), yang belum memiliki NPWP. Mereka akan diberi himbauan ddan peringatan.Jika masih saja membandel, makka aparat kepolisian yang bertugas menindaknya.

"Dengan adanya program pencanangan ini, kita harapkan bisa menambah WP karena kesadaran pengusaha untuk memiliki NPWP semakin meningkat," tambahnya.

Ditanya perihal jumlah pengusaha yang belum memiliki NPWP, Priana mengaku belum tahu persisnya karena untuk mengetahui jumlahnya, harus melakukan sensus terlebihh dahulu.

"Memang sudah sekitar dua minggu ini, kami melaksanakan sensus WP namun dari Januari-Agustus sudah ada penambahan sekitar 250 orang," tambahhnya.(anjani)

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers