web analytics
  

Bukan Dengan Buruh, Jokowi Pilih Maksi dengan Tukang Ojek dan Sopir Angkutan

Selasa, 1 September 2015 14:43 WIB
Umum - Regional, Bukan Dengan Buruh, Jokowi Pilih Maksi dengan Tukang Ojek dan Sopir Angkutan, presiden RI, Jokowi, tukang ojek, supir taksi, mikrolet. istana negara

ilustrasi Jokowi makan siang (www.kaskus.co.id)

 

Jakarta- Ketika Istana Negara di serbu buruh bukannya memilih bertemu dengan buruh, Presiden Jokowi justru memilih makan siang(maksi) dengan tukang ojek, sopir mikrolet, Kompami Jaya, Metromini dan sopir taksi di Istana Negara.

"Saya mengundang ke sini hanya untuk makan siang, tidak ada kepentingan lain," kata Presiden saat pidato penyambutan di Istana Negara, Jakarta, Selasa(1/9/2015).

Dalam kesempatan ini, Presiden juga bercerita pada saat pertama kali ke Jakarta yang harus enam kali ganti angkutan dari Klender, Jakarta Timur, menuju ke Kuningan, Jakarta Selatan.

"Tahun 1985 - 1988 ke Jakarta dari Klender ke Kuningan tiap pagi jam 06.00 WIB tiga kali ganti angkutan. Saya ingat betul itu. Tahun 1985 ingat (naik) metromini," kenang Presiden.

Jokowi juga menginggatkan kepada para sopir dan para pengojek bahwa saat ini kompetisi sangat ketat dan diminta tidak saling bergesekan.

"Hidup di manapun persaingan. Jangan berantem antara (ojek) pangkalan dan gojek," katanya.

Presiden juga mengajak berdialog dengan para pengojek beserta para sopir angkutan umum yang di undang ke Istana.

Para pengojek dan sopir angkutan yang diundang ke makan siang oleh Presiden ke Istana menyatakan sangat gembira dan pengalaman pertama sekali seumur hidup.

"Rasanya bangga banget, sebagai anak jalanan merasa dihargai. Susah dikatakan pak rasanya, ada rasa strawberi, juga binggung, yang pasti bahagia banget," kata pengojek dari Gojek, Rofiq.

Rofiq yang asli Jakarta ini mengatakan bahwa dirinya dulu merupakan sopir taksi dan ojek pangkalan ini mengaku tertolong dengan adanya Gojek ini.

"Ada tambahan pendapatan setelah masuk Gojek, inni sangat membantu," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan teman Rofiq, Muksin, bahwa dirinya sangat bangga karena bisa masuk Istana Negara.

"Saya bahagia, baru kali ini 'ngrasain' (merasakan) masuk istana," kata Muksin.

Sedangkan sopir mikrolet, T Napitulu, mengatakan bahwa undangan makan siang ini merupakan pengharagaan yang tinggi bagi dirinya dan dihargai pekerjaan sopir sehingga diundang ke istana.

Napitulu mengungkapkan ada tiga temannya dari Metromini yang diundang makan siang bersama sopir dan tukang ojek yang diundang Presiden.

Pihak istana telah mengundang sekitar 100 para pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi untuk makan siang dengan Presiden.(*)

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Dites Antigen, Lima Pelaku Usaha Wisata di Pangandaran Positif Covid-1...

Regional Rabu, 19 Mei 2021 | 06:51 WIB

Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran melakukan uji cepat (rapid test) antigen Covid-19 kepada para pelaku usaha wisata....

Umum - Regional, Dites Antigen, Lima Pelaku Usaha Wisata di Pangandaran Positif Covid-19, pelaku wisata Pangandaran positif Covid-19,Wisata Pangandaran,Pangandaran,Pantai Pangandaran,Wisata Pangandaran ditutup,Pangandaran dibuka

25 Warga Griya Melati Bogor Positif Covid-19, Akses ke Perumahan Ditut...

Regional Rabu, 19 Mei 2021 | 05:55 WIB

25 Warga Griya Melati Bogor Positif Covid-19, Akses ke Perumahan Ditutup

Umum - Regional, 25 Warga Griya Melati Bogor Positif Covid-19, Akses ke Perumahan Ditutup, griya melati bogor,covid bogor,Bima Arya,COVID-19

Tersisa Dua Pos Penyekatan Arus Balik di Cirebon, Mana Saja?

Regional Rabu, 19 Mei 2021 | 05:15 WIB

dari 15 pos pengamanan yang didirikan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, 2 pos pam dibiarkan tetap berdiri.

Umum - Regional, Tersisa Dua Pos Penyekatan Arus Balik di Cirebon, Mana Saja?, pos penyekatan Cirebon,Cirebon,larangan mudik Cirebon,Operasi Ketupat Lodaya 2021

Dinsos Cianjur Validasi dan Verifikasi Data Penerima Bansos

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:49 WIB

Sebanyak 170 ribu jiwa tercatat sebagai penerima bantuan sosial berbasis data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di Kab...

Umum - Regional, Dinsos Cianjur Validasi dan Verifikasi Data Penerima Bansos, Bansos Cianjur,Dinsos Cianjur,Pemkab Cianjur,DTKS Cianjur

Halalbihalal Keraton Cirebon, Ngalap Barokah saat Pandemi Covid-19

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:44 WIB

Halalbihalal tetap digelar Keraton Kanoman Cirebon, Selasa, 18 Mei 2021 di tengah pandemi Covid-19. Sebagian orang meman...

Umum - Regional, Halalbihalal Keraton Cirebon, Ngalap Barokah saat Pandemi Covid-19, Keraton Kanoman Cirebon,Halalbihalal Keraton Cirebon,Ngalap Barokah

Dipengaruhi Obat-obatan, Seorang Pemuda Rusak dan Curi Barang Masjid d...

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:33 WIB

Seorang pemuda berinisial AS (24) mabuk obat-obatan merusak dan mencoba mencuri barang di dalam Masjid Nurul Iman di Kam...

Umum - Regional, Dipengaruhi Obat-obatan, Seorang Pemuda Rusak dan Curi Barang Masjid di Cianjur, Pemuda Curi Barang Masjid,Pencurian di Cianjur,Polsek Warungkondang Cianjur,Pencurian di Masjid,Pengrusakan Masjid

Ini Tantangan Bupati dan Wabup Cianjur saat Anggaran Pusat Terkikis

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:09 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman dan TB Mulyana yang baru saja dilantik memiliki tantangan membangun Cian...

Umum - Regional, Ini Tantangan Bupati dan Wabup Cianjur saat Anggaran Pusat Terkikis, Pemkab Cianjur,Anggaran Terkikis Pandemi,Bupati Cianjur Herman Suherman

25 Warga Positif Covid-19, Perumahan di Bogor Dijaga Ketat

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 19:20 WIB

Sebanyak 25 orang Perumahan Griya Melati Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor positif covid-19 hasil rapid antigen. Alhasil,...

Umum - Regional, 25 Warga Positif Covid-19, Perumahan di Bogor Dijaga Ketat, Warga Perumahan Positif Covid-19,Perumahan Griya Melati Bubulak Bogor,Covid-19 Kota Bogor

artikel terkait

dewanpers