web analytics
  

Keluarga Penumpang MH370 Tiongkok Tuduh Malaysia Sembunyikan Informasi

Jumat, 7 Agustus 2015 17:52 WIB
Umum - Regional, Keluarga Penumpang MH370 Tiongkok Tuduh Malaysia Sembunyikan Informasi, pesawat, MH 370, keluarga, korban,tiongkok, hilang, malaysia, informasi, prancis

ilustrasi (http://www.abc.net.au)

 

Beijing-  Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines yang hilang selama setahun lebih bentrok dengan polisi di Beijing, Jumat, sementara Prancis memperpanjang pencarian serpihan pesawat di pantai-pantai terpencil di Samudra Hindia.

Para penyelidik di pulau terpencil milik Prancis, Reunion, menemukan satu potongan sayap yang oleh Malaysia disebut berasal dari penerbangan MH370, petunjuk nyata pertama dalam salah satu misteri terbesar sejarah penerbangan dunia.

Pesawat Boeing 777 penerbangan MH370 hilang pada 8 Maret 2014 dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Bijing dengan 239 penumpang dan awak pesawat. Sebagian besar penumpang merupakan warga negara Tiongkok.

Penemuan potongan sayap yang dikenali sebagai flaperon di pantai Reunion, merupakan bukti langsung pertama bahwa pesawat itu jatuh ke lautan. Namun keluarga korban di Tiongkok mengatakan mereka ingin jawaban lebih jelas serta menuduh Malaysia menyembunyikan informasi.

Sekitar 50 anggota keluarga menggelar protes di dekat Kedutaan Besar Malaysia di Beijing dan sempat terlibat baku hantam dengan polisi yang mencoba menghalangi mereka memasuki jalanan menuju kedutaan.

"Malaysia, temukan para penumpang," teriak para pengunjuk rasa.

Beberapa orang membawa spanduk bertuliskan: "Malaysia sembunyikan kebenaran, Malaysia tunda pencarian".

Seorang perempuan yang anak perempuannya turut menjadi korban menuntut penjelasan.

"Saya ingin tahu apa yang terjadi dengan MH370. Saya ingin pemerintah memberikan sesuatu yang bisa dipercaya, argumen yang cukup dan memuaskan untuk meyakinkan kami karena ini sudah lebih dari 500 hari," kata perempuan yang menolak disebutkan namanya itu.

Pengunjuk rasa lain menunjuk pada perbedaan informasi yang dirilis oleh Malaysia dan Prancis setelah potongan sayap yang diselimuti teritip atau siput kecil di laut, diterbangkan ke Prancis untuk diselidiki.

Malaysia mengatakan, Kamis, warna cat dan segel perawatan sesuai dengan MH370, meskipun pihak berwenang Prancis belum menyatakan kesesuaian yang pasti.

Cari Jawaban Para pengunjuk rasa di Beijing mengatakan mereka pergi ke kedutaan untuk bertemu dengan pejabat-pejabat Malaysia.

"Kami meminta pemerintah Malaysia memberi penjelasan kepada kami soal ini," kata Cheng Liping, yang suaminya menjadi salah satu penumpang MH370, merujuk pada perbedaan informasi itu.

"Tidak ada satupun dari pemerintah Malaysia yang muncul." Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai mengatakan ia memahami keinginan keluarga untuk mengetahui mengenai apa yang terjadi dengan keluarga tercinta mereka.

"Mereka gelisah, dan kami juga mencari jawaban," kata Liow kepada Reuters.

Reunion berada sekitar 3.700 km sebelah barat kawasan pencarian utama di pantai baratdaya Australia dan Liow mengatakan ia akan meminta saran pakar sebelum meminta Australia, yang memimpin operasi pencarian bawah laut, untuk memodifikasi upaya menemukan lokasi jatuhnya pesawat.

Para penyelidik meyakini bahwa seseorang dengan sengaja mematikan transponder pesawat, mengalihkan arah pesawat di atas Lautan Hindia dan dengan sengaja menjatuhkannya ke lautan.

Prancis mengatakan telah memperkuat pencarian di sepanjang pantai Reunion setelah penemuan tambahan serpihan termasuk jendela pesawat dan aluminium foil. Tidak ada satupun dari serpihan itu yang nampaknya berasal dari MH370, kata seorang jurubicara Wakil Perdana Menteri Australia Warren truss.

Keputusan Prancis untuk menumpukan tambahan pesawat, helikopter, kapal patroli ke kawasan itu dibuat setelah Malaysia meminta kepada Mauritius dan Madagaskar yang berada di dekat reunion, untuk membantu memperluas pencarian.

Operasi pencarian awal seluas 60 ribu km persegi hingga dasar laut diperluas sejauh 60 ribu km persegi lagi, namun Australia tidak diminta untuk memperluas kawasan pencariannya, kata jurubicara Truss.

Brian Alexander, seorang pengacara pada firma AS Kreindler & Kreindler LLC yang mewakili 48 keluarga penumpang MH370 dari seluruh dunia, mengatakan flaperon semata tidak akan cukup menjadi bukti dalam proses hukum, untuk menginformasikan mengenai penyebab kecelakaan.(*)

   

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

2.298 Kendaraan Diputarbalikan Polres Tasikmalaya Kota

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:42 WIB

Selam tiga hari pelaksanaan operasi ketupat 2021, Polres Tasikmalaya Kota telah memutar balikan ribuan kendaraan di 6 ti...

Umum - Regional, 2.298 Kendaraan Diputarbalikan Polres Tasikmalaya Kota , kendaraan diputarbalikkan di tasik,kendaraan dipputarbalikkan,Polres Tasikmalaya Kota,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

Nasib Konveksi Seragam Sekolah di Tengah Pandemi

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:36 WIB

Belum diperbolehkannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota dan Kabupaten Bogor, menjadi duka tersendiri bagi pengusaha...

Umum - Regional, Nasib Konveksi Seragam Sekolah di Tengah Pandemi, konveksi seragam sekolah,konveksi seragam,Pandemi Covid-19,Pandemi,corona

Jalan Raya Gentong Sepi Saat Siang dan Ramai Saat Malam

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:21 WIB

Arus lalu lintas di Jalan Raya Gentong yang terpantau di Pos Pengamanan dan Penyekatan di Lingkar Gentong, Kecamatan Kad...

Umum - Regional, Jalan Raya Gentong Sepi Saat Siang dan Ramai Saat Malam, Jalur Gentong,Jalur Gentong Tasik,kondisi jalur gentong,jalur gentong macet,Mudik 2021,Larangan Mudik 2021

Pemkot Tasik Diminta Melek Lokasi Kerumunan

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:09 WIB

Tidak diperbolehkannya Masjid Agung Kota Tasikmalaya untuk digunakan sebagai tempat pelaksanaan salad IdulFitri 1442 Hij...

Umum - Regional, Pemkot Tasik Diminta Melek Lokasi Kerumunan, Kerumunan di Tasik,Pemkot Tasikmalaya,Kota Tasikmalaya,Berita Tasik,Idulfitri 2021,lebaran

Lalu Lintas di Perbatasan 3 Kabupaten Terpantau Sepi

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 14:51 WIB

Arus lalu lintas di perbatasan Purwakarta, Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat terpantau sepi di hari keempat larangan...

Umum - Regional, Lalu Lintas di Perbatasan 3 Kabupaten Terpantau Sepi, Perbatasan purwakarta,perbatasan purwakarta kabupaten bandung,perbatasan purwakarta cianjur,lalu lintas purwakarta,Mudik 2021,Larangan Mudik 2021

Masjid Agung Kota Tasikmalaya Tak Gelar Salat Id 1442 Hijriah

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 14:21 WIB

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengatakan, pelaksanaan salat IdulFitri 1442 Hijriah di Masji...

Umum - Regional, Masjid Agung Kota Tasikmalaya Tak Gelar Salat Id 1442 Hijriah, Masjid Agung Tasikmalaya,Salat id Masjid agung tasikmalaya,salat Id,Salat Idulfitri,Berita Tasik

Disperindag Kota Bogor Pelototi Prokes di Pusat Perbelanjaan

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 14:10 WIB

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Bogor Ganjar Gunawan memastikan bakal melakukan pemantauan...

Umum - Regional, Disperindag Kota Bogor Pelototi Prokes di Pusat Perbelanjaan, pusat perbelanjaan bogor,Belanja Lebaran,belanja lebaran bogor,kota bogor,disperindag bogor

Ratusan Pemudik Sepeda Motor Diputarbalikkan ke Arah Bandung di Pos Pe...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 12:16 WIB

Beberapa pemudik motor pun ada yang nekat menerobos barikade petugas agar bisa masuk ke wilayah Tasikmalaya.

Umum - Regional, Ratusan Pemudik Sepeda Motor Diputarbalikkan ke Arah Bandung di Pos Penyekatan Gentong, Penyekatan Jalan,Mudik Lebaran,pemudik diputarbalikkan,penyekatan lingkar gentong

artikel terkait

dewanpers