web analytics
  

Anies: Kasus MOS Garut Harus Dibawa ke Meja Hijau

Kamis, 6 Agustus 2015 18:12 WIB Editor Ayobandung
Umum - Nasional, Anies: Kasus MOS Garut Harus Dibawa ke Meja Hijau, anies, anies baswedan, pendidikan, kemendikbud, kebudayaan, MOS, orientasi, siswa, meninggal, garut, bupati, disdik, kadisdik, SMKn Al Hikmah,hukum, meja hijau

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan (http://i.ytimg.com)

 

Bandung- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan bersikeras untuk membawa kasus ini ke meja hijau. Pasalnya, ketika ditemui ayobandung.com dalam menghadiri Silaturahmi Seni di STSI Bandung, ia menuturkan kekecewaannya kepada sekolah yang tidak mendengarkan himbauannya.

“Harus ada proses hukum, karena kegiatan ini dilakukan tanpa kehadiran guru, tanpa kehadiran kepala sekolah. Kepala sekolah harus diberikan tindakan disiplin,” tegasnya.

Anies menyesalkan tidak bisa turun langsung dalam kasus ini. Kendati demikian ia akan mengintruksikan pihak terkait guna menindaklanjuti perkara yang mengotori dunia pendidikan di Indonesia.

 “Saya bilang kalau kepala sekolah itu bawahan saya, maka saya berhentikan dari kemarin-kemarin,. Tapi kepala sekolah kan bawahan Pemerintah Daerah,” paparnya.

Sebelumnya Anies telah melayangkan surat Dakotik atau surat yang diterima langsung oleh pemda, kepala sekolah, Bupati, dan Walikota di seluruh Indonesia mengenai hal yang perlu diperhatikan dalam MOS. Meskipun tiap sekolah sudah menerima surat tersebut, Anies sering menemukan kepala sekolah yang menjalankan kegiatan bukan berdasarkan peraturan tapi berdasarkan kebiasaan.

 “Tiga hal yang ada dalam surat tersebut yaitu antisipasi, cegah, dan yang ketiga bila dilanggar maka akan diberikan sanksi tegas yang keras,” katanya.

Ia menegaskan kegiatan sekolah harus berdasarkan aturan, bukan kepada kebiasaan. Kendati demikian menurutnya aturan yang sudah berjalan tidak perlu direvisi melihat kasus meninggalnya siswa baru saat MOS tahun ini.

 “Aturan lampu merah untuk berhenti tapi masih terjadi kecelakaan, samahalnya dengan kasus ini. Jadi bukan lampu merahnya yang diganti tapi pelanggar-pelanggarnya yang harus diganti, itu letak masalahnya,” pungkas Anies. (job/rauf)

  

Editor: Editor Ayobandung

artikel terkait

dewanpers