web analytics
  

Minim Modal, Keselamatan 13 Penerbangan Terancam

Rabu, 5 Agustus 2015 13:27 WIB
Umum - Regional, Minim Modal, Keselamatan 13 Penerbangan Terancam, penerbangan, menhub,  Ignasius Jonan, air asia, indonesia, keselamatan,

ilustrasi (http://www1.picturepush.com)

 

Jakarta, 5/8 (Antara) - Sebanyak 13 maskapai atau perusahaan penerbangan masih bermodal atau memiliki ekuitas negatif dengan kerugian ditanggung lebih besar dari modal yang dimiliki dan dinilai dapat berdampak pada keselamatan penerbangan.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu merinci dari 13 maskapai tersebut, tiga di antaranya Badan Usaha Angkutan Niaga Berjadwal dan 10 lainnya Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Tidak Berjadwal.

Badan usaha angkutan niaga berjadwal di antaranya Cardig Air, Tri MG Intra Asia dan Indonesia Airasia.

Sementara badan usaha niaga tidak berjadwal di antaranya Air Pasifik Utama, Ersa Eastern Aviation, Eastindo Services, Asialink Cargo Airlines, Tri MG Intra Asia, Transwisata Prima Aviation, Hevilift Aviation Indonesia, Asian One Air dan Survai Udara Penas.

Jonan mengatakan hingga saat ini seluruh maskapai tersebut tidak diizinkan untuk mengajukan rute baru, sementara itu diberikan tenggat waktu hingga 30 September untuk memenuhi syarat kepemilikan modal sebelum dicabut setifikat operator penerbangan (AOC).

"Kita akan melakukan 'review' (pengkajian) apabila nanti tidak bisa memenuhi, kita cabut AOC-nya," katanya.

Dia mengatakan bagi maskapai ekuitas negatif harus melengkapi persyaratan akta notaris (legalisir), surat persetujuan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (legalisir), surat keterangan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (untuk Penanaman Modal Asing), laporan keuangan setelah perubahan/ penanaman modal yang diaudit.

"Maskapai-maskapai ini seluruhnya telah mengirimlan surat untuk memenuhi komitmen tersebut sampai September," katanya.

Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2015 Tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Keuangan oleh Badan Usaha Angkutan Udara Niaga menyebutkan laporan keuangan wajib dilaporkan setiap tahun paling lambat akhir April tahun berikutnya.

Untuk tahun ini, seharusnya diserahkan 30 Juni, namun terus diberikan toleransi hingga 30 September dengan melapirkan surat pernyataan untuk memenuhi komitlen tersebut.

    Jonan mengatakan pihaknya tidak akan memberikan bantuan kepada maskapai untuk memberikan modal karena di kewenangan pemerintah, namun akan mengkaji rencana bisnis (business plan) maskapai-maskapai tersebut.

"Perusahaan bisa mengkonversikan utang menjadi saham agar modalnya positif, seperti Batik Air, terserah upayanya seperti apa, apakah akan menghilangkan rute yang kurang mengubtungkan, yang jelas untuk mengajukan rute baru enggak bisa," katanya.

Laporan keuangan periode satu tahun yang diserahkan harus sudah diaudit oleh kantor akuntan publik.

Laporan keuangan harus memuat sekurang-kurangnya laporan posisi keuangan akhir periode, laporan laba rugi komprehensif selama periode, perubahan ekuitas selama periode dan catatan atas laporan keuangan.

Laporan keuangan mesti dibuat mengacu pada format standar akuntansi keuangan dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan.

Mata uang dalam laporan keuangan adalah mata uang dengan pernyataan standar akuntansi keuangan yang berlaku dan dibuat dengan menggunakan Bahasa Indonesia.

Maskapai yang tidak mematuhi aturan tersebut, akan mendapat sanksi administratif berupa pengumuman kepada publik melalui situs Kementerian Perhubungan, denda administratif, pemberitahuan kepada Pusat Laporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) atau pembekuan dan/atau pencabutan izin usaha angkutan udara.(*)

 

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Vaksin Covid-19 Sinovac Untuk Kota Tasikmalaya Belum Datang

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 19:35 WIB

Vaksin Covid-19 Sinovac untuk Kota Tasikmalaya yang rencananya datang pada Jumat (22/1/2021) ternyata masih belum datang...

Umum - Regional, Vaksin Covid-19 Sinovac Untuk Kota Tasikmalaya Belum Datang, Vaksin Covid-19 Kota Tasikmalaya,vaksin Covid-19 Sinovac,Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya

Dugaan Korupsi Dana Hibah, Bendara KONI Kota Tasikmalaya Jadi Tersangk...

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 19:06 WIB

Kasus dugaan korupsi dana hibah tahun 2018 di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tasikmalaya, terus bergulir...

Umum - Regional, Dugaan Korupsi Dana Hibah, Bendara KONI Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka, KONI Kota Tasikmalaya,Korupsi Dana Hibah

Abaikan Keselamatan Kerja, Kontraktor Pembangunan Gedung Setda Cianjur...

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 18:35 WIB

Pekerja pembangunan gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cianjur, abai keselamatan kerja dan protokol kesehatan....

Umum - Regional, Abaikan Keselamatan Kerja, Kontraktor Pembangunan Gedung Setda Cianjur Terancam Sanksi, Pembangunan Gedung Setda Cianjur,Dinas PUPR Kabupaten Cianjur

Jabar Siapkan Skenario Penyuntikan agar Vaksinasi COVID-19 Lebih Cepat

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 18:31 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini, pihaknya intens membuat skenario penyuntikan vaksin COVID-19. Tuj...

Umum - Regional, Jabar Siapkan Skenario Penyuntikan agar Vaksinasi COVID-19 Lebih Cepat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,skenario penyuntikan vaksin COVID-19,Vaksinasi Covid-19 di Jabar

Insiden Tebas Tangan di Cianjur Bermotif Sakit Hati

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 16:58 WIB

Pelaku ditangkap di daerah Sukabumi.

Umum - Regional, Insiden Tebas Tangan di Cianjur Bermotif Sakit Hati, pembacokan Cianjur,penebasan tangan Cianjur,Berita Cianjur,Cianjur

3 Daerah di Bekasi Ini Berpotensi Terendam Banjir

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 16:05 WIB

Pemerintah Kabupaten Bekasi meminta warga mewaspadai potensi banjir akibat curah hujan yang masih tinggi.

Umum - Regional, 3 Daerah di Bekasi Ini Berpotensi Terendam Banjir, banjir kabupaten bekasi,banjir Bekasi,Babelan,cikarang,Tambun,Berita Bekasi Hari Ini

Kasus Rekayasa Buku Nikah: Rakim Akui Bukan Orang Tua Mempelai Pria

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 15:30 WIB

Sidang yang digelar di aula hotel Bentani Cirebon ini terkait keabsahan buku nikah milik Ketua Komisi Perlindungan Anak...

Umum - Regional, Kasus Rekayasa Buku Nikah: Rakim Akui Bukan Orang Tua Mempelai Pria, Rekayasa buku nikah,KPAID Kabupaten Cirebon,Ketua KPAID Kab Cirebon,Cirebon

Jembatan Putus dan Bangunan Sekolah Ambruk di Cianjur Selatan

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 13:34 WIB

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur M Irfan Sopyan menuturkan, jempatan putus terjadi di Desa Cibuluh, sedangkan bangunan...

Umum - Regional, Jembatan Putus dan Bangunan Sekolah Ambruk di Cianjur Selatan, Jembatan Ambruk di Cianjur,sekolah ambruk Cianjur,bencana Cianjur,Bencana Cianjur Selatan,daerah rawan bencana Cianjur

artikel terkait

dewanpers