web analytics
  

Citibank Diduga Manipulasi SPPT

Selasa, 4 Agustus 2015 23:36 WIB
Umum - Regional, Citibank Diduga Manipulasi SPPT, citibank,sppt,pajak,

Ilustrasi

 

Jakarta-  Kuasa hukum empat karyawan Citibank Hendrayana meminta Direktorat Jenderal Pajak segera mengaudit tempat kliennya bekerja terkait dengan dugaan manipulasi surat pemberitahuan pajak tahunan nasabah lembaga keuangan internasional itu agar dapat menaikkan pagu kredit.

"Ada empat senior manager Citibank yang mengungkapkan dugaan kuat praktik manipulasi surat pemberitahuan pajak tahunan (SPPT) nasabah agar permohonan kredit nasabah disetujui dan mendapatkan nilai kredit yang besar dengan bunga murah ke internal Citibank," katanya di Jakarta, Selasa.

Laporan mereka, menurut Hendrayana, sebenarnya bertujuan memperbaiki sistem karena dugaan manipulasi SPPT nasabah akan berdampak merugikan Citibank dan memanipulasi data negara. Namun, justru dikenai skorsing untuk pemutusan hubungan kerja (PHK).

Ia lantas menyebutkan nama empat senior manager itu, yakni Denny E., Julianto S., Norma T., dan Franky T.

"Keempat senior manager ini melaporkan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh para sales dan diketahui atasannya JW kepada Direktur Unified Sales Citibank HT pada tanggal 10 Juni 2013," kata Hendrayana.

Seorang sales Citibank berinisial Adm mengakui bahwa saat itu banyak sales memanipulasi SPPT nasabah agar nasabah dapat nilai kredit atau utang.

"Makin besar kredit yang dikucurkan Citibank maka makin besar juga insentif atau bonus kami," kata sumber itu saat memberikan testimonium via telepon genggam.

Senior Manager Citibank Denny mengakui bahwa dirinya pernah melihat tim investigasi Citibank memeriksa tumpukan tinggi dokumen SPPT nasabah yang diduga banyak dilakukan manipulasi datanya. Meski demikian, hasil investigasi tersebut tidak pernah dituntaskan.

Manajemen Citibank kemudian melakukan investigasi dan menemukan relatif banyak manipulasi SPPT dalam pengajuan kartu kredit. Hasilnya, Direktur Citibank HT melakukan mutasi terhadap JW, kata Jhonry Gultom, kuasa hukum empat senior manager dari NIKUEBA, serikat pekerja bank.

"Akan tetapi, pimpinan teras Citibank juga memberikan skorsing dan memproses PHK keempat senior manager tersebut. Dalam proses perselisihan di Suku Dinas Jakarta Selatan dan Pengadilan Hubungan Industrial di Jakarta telah menolak pengajuan PHK keempat senior manager oleh manajemen Citibank. Citibank tetap bersikeras mem-PHK mereka dan membawa kasus tersebut ke Mahkamah Agung," kata Jhonri.

Oleh karena itu, Hendrayana dan Jhonry meminta Ditjen Pajak melakukan pengusutan terhadap dugaan manipulasi SPPT di Citibank terkait dengan pengakuan para senior managernya yang kemudian akan mem-PHK mereka.  Saat dikonfirmasi Humas Citibank Puni Anjungsari tidak menjawab telepon dan SMS.(*)

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers