web analytics

Duh, Sekolah Pungut Iuran Biar Warna Seragam Sama

clockJumat, 24 Juli 2015 19:35 WIB
Umum - Regional, Duh, Sekolah Pungut Iuran Biar Warna Seragam Sama, seragam, pungutan, sekolah, sman, warna, abu-abu, bandung SMAN,

SERAGAM: Seragam sekolah dijual juga di sekolah yang harganya bisa lebih mahal dari pada di pasaran. Seorang ibu sedang membeli seragam sekolah di Pasar Kosambi, Jumat(24/7/2015). (danny/ayobandung)

Bandung- Penjualan seragam di lingkungan sekolah negeri ternyata masih saja terjadi, dengan dalih agar warna seragam sama maka sekolah pun melakukan pungutan  kepada orang tua siswa sebelum pelaksanaan belajar mengajar.

“Orang tua harus membayar sekitar Rp 1,45 juta di salah satu SMA Negeri di Bandung karena untuk beli seragam. Kata sekolahnya kalau beli di luar nanti warna seragam abu-abunya beda,” ujar salah satu orangtua siswa, sebut saja Maria.

 Ia mengaku jika seragam yang dibeli di pasaran akan jauh lebih murah di bandingkan dengan di sekolah. Namun ternyata ketika mengungkapkan hal tersebut sekolah berdalih jika warna seragam yang ada dipasaran berbeda dengan warna seragam yang dibeli dari sekolah.

Ia mengatakan biaya Rp 1,45 juta itu diperuntukan untuk satu stel seragam putih- abu, batik, baju olahraga, jas lab, baju koko, kaos kaki dan ikat pinggang serta beberapa perlengkapan dan atribut sekolah lainnya.

Penjualan seragam itu juga dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya yakni melalui koperasi sekolah, dan orang tua membeli melalui koperasi sekolah.

Sementara di sekolah binaan Departemen Agama setara dengan SMAN di Kota Bandung siswa kelas X sudah diminta sumbangan pendidikan dengan nilai yang sudah ditentukan.

Menanggapi Hal tersebut, ketua Gerakan Masyarakat Peduli Pendidikan (GMPP) Hari Santoni menyebutkan pihaknya sedang mengumpulkan berbagai temuan lain di sekolah berhubungan dengan pungutan tersebut.

 “Kami berharap Walikota dan Dinas Pendidikan Kota Bandung untuk menghentikan sementara praktek-praktek pungutan tersebut sampai dengan terbentuknya regulasi yang jelas,” paparnya yang dihubungi ayobandung, Jumat(24/7/2015).

Ia memaparkan berbagai temuan itu nantinya akan dikumpulkan untuk kemudian diberikan kepada Walikota dan Disdik untuk segera ditindak lanjuti.

Sementara itu saat akan di konformasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung prihal hal tersebut, Kadisdik tidak bisa dihubungi. (yatti)    

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Minibus Kecelakaan di Tol Cipularang, 1 Korban Tewas

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:21 WIB

Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipularang Kilometer 78.400 tepatnya wilayah Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwa...

Umum - Regional, Minibus Kecelakaan di Tol Cipularang, 1 Korban Tewas, Kecelakaan Tol Cipularang,Kecelakaan di Tol Cipularang,Kecelakaan maut tol Cipularang,kasus kecelakaan tol Cipularang,laka lantas tol cipularang

Jelang HUT RI, Penjual Bendera Mulai Menjamur

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:19 WIB

Menjelang peringatan hari kemerdekaan permintaan bendera, umbul-umbul, atau asesories lainnya mulai. Termasuk penjual be...

Umum - Regional, Jelang HUT RI, Penjual Bendera Mulai Menjamur, penjual bendera,Penjual Bendera Musiman,Penjual Bendera HUT RI,peringatan HUT RI ke-76

Hingga Akhir Tahun, Jabar Targetkan 33 Juta Vaksinasi Covid-19

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:38 WIB

Ridwan Kamil menyampaikan target vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat hingga akhir 2021 sebanyak 33 juta. Sementara hingga s...

Umum - Regional, Hingga Akhir Tahun, Jabar Targetkan 33 Juta Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19,Target Vaksinasi Covid-19 Jabar,Vaksinasi Covid-19 Jabar,Kuota Vaksinasi Covid-19 Jabar,Kuota vaksin jawa barat

Selama PPKM Darurat, Wisata Ziarah Pamijahan Sepi Pengunjung

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 11:55 WIB

Selama PPKM darurat yang digulirkan pemerintah pusat mulai tanggal 3 Juli lalu, kunjungan peziarah ke Pamijahan Kecamata...

Umum - Regional, Selama PPKM Darurat, Wisata Ziarah Pamijahan Sepi Pengunjung, Wisata Ziarah Pamijahan,kunjungan peziarah Pamijahan,PPKM Darurat,Kunjungan wisata ziarah Pamijahan

Jabar Terima Hibah Vaksin Sinopharm untuk Penyandang Disabilitas

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 07:58 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menerima hibah vaksin Covid-19 Sinopharm dari Emir Uni Emirat Arab (UEA). Sesuai...

Umum - Regional, Jabar Terima Hibah Vaksin Sinopharm untuk Penyandang Disabilitas, Vaksin Sinopharm,vaksin Covid-19 Sinopharm,Hibah vaksin Covid-19 Sinopharm,Vaksin penyandang disabilitas,Jumlah penyandang disabilitas Jabar

Baru 12 Persen Warga Cianjur Disuntik Vaksin Covid-19

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 21:30 WIB

Sebanyak 235 ribu warga yang sudah disuntik vaksin Covid 19, atau baru sekitar 12 persen dari total target kurang lebih...

Umum - Regional, Baru 12 Persen Warga Cianjur Disuntik Vaksin Covid-19, Warga Cianjur,Vaksin Covid-19,Kabupaten Cianjur,Vaksinasi

Bappenda Cianjur Maklumi Kondisi Hotel dan Restoran Saat PPKM

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 20:00 WIB

Apabila pihak hotel terlambat membayar pajal tersebut, mereka dipersilakan mengajukan permohonan penundaan pembayaran.

Umum - Regional, Bappenda Cianjur Maklumi Kondisi Hotel dan Restoran Saat PPKM, Bappenda Cianjur,Kondisi Hotel,Restoran,PPKM,Keringanan Pajak,Pandemi Covid-19,penundaan pembayaran

Buntut Sidak Forkopimda dan Dewan, Dinkes Panggil Manajemen RSDH

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 18:50 WIB

Manajemen Rumah Sakit Dr. Hafidz dipanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

Umum - Regional, Buntut Sidak Forkopimda dan Dewan, Dinkes Panggil Manajemen RSDH, Sidak Forkopimda,Manajemen RSDH,Dinkes,penolakan pasien Covid-19,dokter spesialis berstatus PNS nyambi,Cianjur,Buntut Inspeksi

artikel terkait

dewanpers
arrow-up