web analytics
  

Akibat Kebijakan Politis PPDB Ridwan Kamil Berantai

Selasa, 14 Juli 2015 14:54 WIB
Umum - Regional, Akibat Kebijakan Politis PPDB Ridwan Kamil Berantai, PPDB, Kebijakan, pendidikan, matikan, efek, berantai, sekolah, swasta, guru, honorer

LONG MARCH: Guru-guru yang tergabung dalam FKGH menggelar aksi long march ke Pemkot Bandung mempertanyakan kebijakan Wali Kota Bandung tentang PPDB. (yatti/ayo bandung)

 

Bandung- Kebijakan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk membuka keran siswa SKTM ke sekolah negeri secara terbuka dinilai sudah mematikan kehidupan sekolah swasta. Hal tersebut diungkapkan Ketua FKGH Yanyan Heerdiyan, yang ditemui di sela aksi di Balai Kota Bandung, Selasa(14/7/2015).

“Kebijakan politis Ridwan Kamil menambah kuota siswa untuk sekolah negeri lebih dari 50 persen sudah mengakibatkan efek berantai yang paling terasa adalah mematikan sekolah-sekolah swasta beserta guru-guru di dalamnya,” ujar Yanyan.

FKGH Kota Bandung juga menilai sistem PPDB di Kota Bandung menghambat perkembangan sekolah swasta di Kota Bandung.

"Nantinya kita akan kehilangan jam mengajar yang berakibat kehilangan kesempatan untuk sertifikasi," ujarnya.

Yanyan mengatakan, dalam tiga tahun ke depan sistem ini akan berakibat membunuh keberadaan sekolah swasta di Kota Bandung.

“Itu berarti sekitar tujuh ribu orang Guru honorer swasta bakal kehilangan pekerjaan. Dengan begitu, kami menilai Pemkot Bandung sama dengan membiarkan SDM terdidik binasa sia-sia," tambahnya.

Di sisi lain, kegiatan KBM dibawah standar dan tidak nyaman bagi siswa ddi sekolah negeri tidak akan nyaman karena kelebihan kapasitas.

"Karenanya, kami berpendapat kebijakan tersebut harus dilawan karena tidak adil dan melawan hukum," tambahnya.

Untuk itu, FKGH menuntut beberapa hal diantaranya seperti meminta transparansi tentang sistem IT selama pelaksanaanPPDB. "Menurut penilaian kami, sistem IT yang berlaku sekarang membingungkan masyarakat, dan tidak adil," terangnya.

Terlebih tidak ada penjelasan pasti siapa-siapa saja, yang diterima di jalur akademik, afirmasi dan jalur lainnya.  

Atas carut marut ini, FKGH, berharap Wali Kota Bandung Mengganti posisi Kepala Dinas Pendidikan setelah dua tahun menjawat karena dinilainya gagal dalam melaksanakan sistem PPDB yang baik.(anjani)

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Guru di Cianjur Disuntik Vaksin Covid-...

Regional Kamis, 22 April 2021 | 21:13 WIB

Menjelang pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Cianjur, kalangan pendidik mulai mengikuti vaksinasi Covid 19 di Ge...

Umum - Regional, Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Guru di Cianjur Disuntik Vaksin Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka (PTM),PTM Cianjur,Satgas Covid-19 Cianjur,vaksinasi guru

Waspada! Jalan Cikalong-Mande Cianjur Bergelombang dan Berlubang

Regional Kamis, 22 April 2021 | 20:34 WIB

Pengendara diimbau berhati-hati saat melintas sepanjang jalur Jalan Cikalongkulon-Mande lantaran bergelombang dan sebagi...

Umum - Regional,  Waspada! Jalan Cikalong-Mande Cianjur Bergelombang dan Berlubang, Jalan Rusak Cianjur,Jalan Berlubang Cianjur

Jorjoran Revitalisasi Alun-alun se-Jabar, Ini Alasan Ridwan Kamil

Regional Kamis, 22 April 2021 | 18:42 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan alasannya jorjoran merevitalisasi alun-alun di seluruh daerah se-Jabar.

Umum - Regional, Jorjoran Revitalisasi Alun-alun se-Jabar, Ini Alasan Ridwan Kamil, Revitalisasi Alun-alun se-Jabar,Revitalisasi Alun-alun,Ridwan Kamil,Gubernur Jawa Barat,revitalisasi Alun-alun Kuningan,Pemprov Jabar,anggaran revitalisasi alun-alun,penataan ruang publik kota Bandung

Mengerucut, Ini 3 Nama Calon Sekda Cianjur

Regional Kamis, 22 April 2021 | 18:18 WIB

Tiga calon Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur telah dinyatakan lolos melalui Panitia Seleksi.

Umum - Regional, Mengerucut, Ini 3 Nama Calon Sekda Cianjur , Nama Calon Sekda Cianjur,Tiga calon Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur,open bidding Sekda Cianjur,Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Cianjur

Larangan Mudik Diperpanjang, Ini Titik Penyekatan di Purwakarta

Regional Kamis, 22 April 2021 | 16:26 WIB

Larangan mudik Lebaran 2021 diperpanjang menjadi satu bulan, terhitung 22 April sampai 24 Mei 2021.

Umum - Regional, Larangan Mudik Diperpanjang, Ini Titik Penyekatan di Purwakarta, titik penyekatan Jabar,titik penyekatan,Larangan Mudik Diperpanjang,Larangan Mudik Lebaran 2021,masa peniadaan mudik,menekan laju penyebaran Covid-19

Diduga Jalankan Bisnis Haram, Sule Diciduk Polisi

Regional Kamis, 22 April 2021 | 14:47 WIB

Penggerebekan terhadap rumah Sule diduga akibat bisnis haram judi togel yang dilakoni oleh Sule dan kawannya.

Umum - Regional, Diduga Jalankan Bisnis Haram, Sule Diciduk Polisi, Sule,Sule Diciduk Polisi,Bisnis Haram Sule,Polisi gerebek rumah Sule,bisnis haram judi togel,praktik togel,alat transaksi perjudian

5 Titik Penyekatan Kendaraan Mudik di Kabupaten Tasikmalaya

Regional Kamis, 22 April 2021 | 13:23 WIB

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan lima pos penyekatan terkait larangan mudik L...

Umum - Regional, 5 Titik Penyekatan Kendaraan Mudik di Kabupaten Tasikmalaya, titik penyekatan Tasikmalaya,Penyekatan mudik Tasikmalaya,Tasikmalaya,Larangan Mudik Lebaran 2021

PLTB Sukabumi Bakal Punya Menara Kincir Angin Lokal Senilai Rp500 M

Regional Kamis, 22 April 2021 | 12:52 WIB

Kenertec dan UPC Renewables menyatakan kesiapan untuk membangun puluhan menara kincir angin untuk Pembangkit Listrik Te...

Umum - Regional, PLTB Sukabumi Bakal Punya Menara Kincir Angin Lokal Senilai Rp500 M, PLTB Sukabumi,Menara Kincir Angin Lokal,Kenertec,UPC Renewables

artikel terkait

dewanpers