web analytics
  

Mengkhawatirkan, Jumlah PKL Bandung Melebihi Pedagang Formal

Selasa, 14 Juli 2015 11:06 WIB
Umum - Regional, Mengkhawatirkan, Jumlah PKL Bandung Melebihi Pedagang Formal, PKL, pedagang, formal, mengkawatirkan, dprd, kota bandung, komisi b, pasar,

PEDAGANG: Pemandangan pedagang di Pasar Baru, saat ini jumlah PKL di Bandung lebih banyak dari pedagang formal.(danny/ayobandung)

 

Bandung- Salah satu permsalahan yang belum terselesaikan oleh Pemerintahan Kota Bandung adalah Pedangang Kaki Lima(PKL), parahnya lagi saat ini jumlah PKL di Kota Bandung justru sudah melebihi jumlah pedangang formal sebenarnya yang berjualan di pasar.

Hal tersebut pun akhirnya menjadi sorotan Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung Aan Andi Purnama, “Jika PKL tidak segera ditertibkan,  saya khawatir pedagaang formal dipasar berubah menjadi PKL. Karena memang jumlah PKL yang sangat banyak, sampai-sampai lebih banyak ketimbang pedagang formalnya," kata Aan. ‎

Dikatakan Aan, berdasarkan data Dinas ‎Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan(Diskoperindag) Kota Bandung ‎pada tahun 2013, jumlah PKL di Kota Bandung mencapai  20.326 orang. Sementara pedagang aktif di 37 Pasar hanya mencapai 19.138 orang.

"Melihat data ini, ‎pemkot Bandung harus sungguh-sungguh melakukan penataan PKL. Karena dikhawatirkan, para pedagang formal yang ada di pasar-pasar beralih ke jalan karena mereka merasa dirugikan pada pedagang yang menghabiskan trotoar dan jalan ini," papar Aan.

Pasalnya jika para pedagang formal ‎sampai beralih menjadi PKL, akan sulit bagi Pemkot Bandung mengendalikannya.

“Kalau sudah begini, maka akanberpengaruh juga kepada estetika kota. Selain ‎itu juga PAD Kota Bandung yang di hasilkan dari reatribusi pasar akan ‎sulit ditingkatkan karena banyaknya pedagang pasar yang akan memilih ‎menjadi PKL," tandasnya.‎

Menurut Aan, ‎ penataan PKL di Kota Bandung masih sebatas tataran wacana ‎tanpa implementasi. Ia menilai, tidak terlihat ada kesungguhan untuk ‎menata PKL di Kota Bandung. Sebaiknya Satgasus (satauan tugas khusus) ‎PKL mempunyai agenda program bagaimana peraturan dapat di tegakan dan ‎relokasi PKL dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, dihubungi terpisah Dirut PD Pasar Orinal Siswadi mengatakan, keberadaan PKL ini memang sudah meresahkan pedagang formal. Bahkan keluhan ini pun langsung disampaikan pedagang ITC pada Gubernuer Jabar Ahmad Heryawan. Dimana PKL Tegallega telah membuat pedagang formal ini terdesak.

"Dari segi fasilitas pasar, kita terus berbenah agar hilang kesan kumuh, kotor," tandasnya.‎

‎Rinal memaparkan, ruang dagang yang dimiliki PD Pasar dan tersebar di 37 pasar tradisonal di Kota Bandung sebanyak 26.025 unit. Terdiri dari 147 toko, 18.324 kios dan 7.604 unit meja. "Kalau betul  maraknya pKL karena pasar itu jelek, umuh dan kotor itu juga tak beralasan," tandas Rinal.

Karena dari 26.025 ruang dagang yang ada, sebanyak 4332 kios sudah tutup dan 2605 meja kosong. "Ada 6.937 ruang dagang yang kosong, kalau memang karena fasilitas pasar harusnya eqivalen dengan jumlah ruang dagang yang ada," tandasnya.(anjani)

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Lebaran Tanpa Mudik, Bentuk Pengorbanan Selama (Masih) Pandemi

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 21:44 WIB

Pemerintah mengakui tak mungkin menahan laju pemudik dengan sempurna. Namun, pengorbanan dibutuhkan demi kepentingan leb...

Umum - Regional, Lebaran Tanpa Mudik, Bentuk Pengorbanan Selama (Masih) Pandemi, Lebaran Tanpa Mudik,Larangan Mudik 2021,penyekatan pemudik,penyekatan pemudik di Kota Cirebon

Ini Modus Pemudik Untuk Kelabui Petugas Pos Penyekatan

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 21:17 WIB

Modus pemudik untuk melewati pos penyekatan sangat beraneka ragam. Mereka akan berusaha atau mengupayakan segala cara ag...

Umum - Regional, Ini Modus Pemudik Untuk Kelabui Petugas Pos Penyekatan, Modus Pemudik,penyekatan pemudik di Tasik,Larangan Mudik di Tasik,Polres Tasikmalaya Kota

2 Hari Penyekatan, 407 Kendaraan di Majalengka Diputarbalikan

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:11 WIB

Sepanjang 2 hari penyekatan Operasi Ketupat Lodaya 2021, sedikitnya 407 kendaraan yang hendak melintasi Kabupaten Majale...

Umum - Regional, 2 Hari Penyekatan, 407 Kendaraan di Majalengka Diputarbalikan, Operasi Ketupat Lodaya 2021,Penyekatan larangan mudik,Pemudik Bandel,pemudik,Penyebaran Covid-19

Forkopimda dan PWI Cianjur Perkuat Kemitraan, Ini Alasannya

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 19:54 WIB

Meningkatkan kemitraan dengan rekan-rekan wartawan ini menyikapi adanya dugaan kekerasan terhadap wartawan majalah Tempo...

Umum - Regional, Forkopimda dan PWI Cianjur Perkuat Kemitraan, Ini Alasannya, Forkopimda,PWI Cianjur,Kekerasan terhadap Wartawan

Malam Hari, Waktu Rawan Pemudik Melintas

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 19:25 WIB

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Herman Junaedi mengatakan, malam hari merupakan waktu yang sering dimanfaatkan oleh...

Umum - Regional, Malam Hari, Waktu Rawan Pemudik Melintas, Penyekatan Pemudik Malam,Polres Tasikmalaya,Pemudik Melintas Malam Hari

Uniknya Desain Masjid Raya Seribu Bulan di Banyumas Karya Ridwan Kamil

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 18:12 WIB

Gagasannya dari lailatul qadar, malam turunnya Al Quran.

Umum - Regional, Uniknya Desain Masjid Raya Seribu Bulan di Banyumas Karya Ridwan Kamil, Masjid Seribu Bulan,Desain Masjid Ridwan Kamil,Masjid Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo

Puluhan Warga dari 3 Kampung di Cianjur Keracunan Kulit Goreng

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 17:29 WIB

Puluhan Warga dari 3 Kampung di Cianjur Keracunan Kulit Goreng

Umum - Regional, Puluhan Warga dari 3 Kampung di Cianjur Keracunan Kulit Goreng, keracunan makanan Cianjur,keracunan kulit goreng Cianjur,Cianjur,keracunan Makanan

Wisata Pangandaran Tetap Dibuka Saat Lebaran

Regional Jumat, 7 Mei 2021 | 17:13 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran berencana akan tetap membuka desntinasi wisata saat Lebaran 1442 H. Hanya saja...

Umum - Regional, Wisata Pangandaran Tetap Dibuka Saat Lebaran, Pantai Pangandaran,Wisata Pangandaran,wisata pangandaran lebaran,Pangandaran

artikel terkait

dewanpers