web analytics
  

UKT: Murah,Sedang dan Sesuai Kemampuan

Jumat, 10 Juli 2015 21:07 WIB
Umum - Regional, UKT: Murah,Sedang dan Sesuai Kemampuan, uang, kuliah, murah, sedang, UKT, Menristekdikti

ilustrasi (http://www.thebandungtour.com)

 

Surabaya- Tahun ini perguruan tinggi akan menganut empat tipe pembayaran kuliah, Hal tersebut diungkapkan Menristekdikti Prof Mohammad Nasir yang menyatakan tentang revisi kebijakan Uang Kuliah Tunggal(UKT) tahun depan.

"UKT model lama masih berlaku pada tahun ini, karena revisi akan kita berlakukan pada tahun 2016," katanya setelah meresmikan Graha Riset dan Program Hilirisasi Riset UPN Jatim di Surabaya, Jumat.

Didampingi Rektor UPN "Veteran" Jatim Prof Teguh Soedarto, ia menjelaskan empat kategori itu meliputi PTN wajib menerima 20 persen mahasiswa yang nol persen alias gratis.

"Jadi, kalau sebuah universitas itu menerima 1.000 mahasiswa, maka nantinya ada 200 mahasiswa yang bebas SPP, kalau menerima 2.000 mahasiswa berarti ada 400 mahasiswa bebas SPP," katanya.

Menurut dia, hal itu berlaku untuk semua PTN tanpa kecuali, karena pemerintah akan membantu PTN untuk membebaskan SPP bagi 20 persen mahasiswa itu.

"Sisanya yang 80 persen akan dibagi menjadi tiga kategori yakni murah, sedang, dan sesuai kemampuan. Nantinya, ketiga kategori akan diberi batas bawah dan batas atas," katanya.

Ditanya tentang kebijakan skripsi yang tidak wajib lagi, Menristekdikti menegaskan bahwa skripsi memang akan bersifat opsional dan opsi yang dipilih bergantung kepada rektor.

"Jadi, apakah memakai skripsi atau tidak akan tergantung rektor. Prinsipnya, hal itu akan memberi kesempatan kepada perguruan tinggi untuk berkompetisi," katanya.

Dengan kebijakan skripsi yang opsional itu, kata mantan Rektor Undip Semarang itu, setiap perguruan tinggi akan bisa menentukan opsi mana yang dapat meningkatkan kualitas institusinya. "Bisa saja dengan skripsi, summary jurnal, tugas praktikum di laboratorium atau studio, dan sebagainya. Mana yang pilih akan ditentukan rektor untuk memilih opsi yang kompetitif," katanya.

Dalam peresmian Graha Riset dan Program Hilirisasi Riset UPN Jatim itu, menteri menerima paparan dari peneliti UPN Dr Ir Edi Mulyana SU tentang kerja sama UPN dengan perusahaan tepung tapioka PT Lautan Warna Sari (LWS).

Kerja sama UPN-PT LWS itu terkait pembuatan mesin biogas yang mengubah limbah tepung menjadi energi 100 persen, sehingga tidak ada limbah lagi, bahkan menghemat Rp53 juta/hari karena setara dengan 4.900 liter solar/hari.

Dalam kesempatan itu, menteri juga menerima alat pembuatan bakso secara higienis yang dirancang peneliti UPN, sehingga menteri berjanji akan mempromosikan alat itu kepada industri untuk mendorong industri UMKM di bidang bakso menjadi lebih baik lagi.

"Ke depan, Graha Riset atau Technopark ini bisa dikembangkan dengan riset-riset yang bermanfaat untuk publik dengan menggandeng industri. Itu sejalan dengan MoU Kemenristekdikti dengan industri terkait hilirisasi pada April 2015," katanya.

Bahkan, bila Technopark itu berkembang, maka hal itu akan mendorong UPN menjad BLU (badan layanan umum) dan akhirnya menjadi PTN-BH (PTN berbadan hukum) yang otonom dari pemerintah. "Bisa juga menjadi holding university," katanya. (*)

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Terdakwa Pembunuhan Keji di Depok Dituntut Hukuman Mati

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 11:35 WIB

Jaksa Penuntut Umum, Arif Syafrianto dan Rozi Julianto membacakan tuntutan terhadap terdakwa  Juwana alias Juwan bin Rus...

Umum - Regional, Terdakwa Pembunuhan Keji di Depok Dituntut Hukuman Mati, pembunuh Depok dihukum mati,hukuman mati pembunuh depok,Pembunuhan Depok,Depok

Seluruh RS Bogor Diminta Tambah Ruang Isolasi 30%

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 11:26 WIB

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta agar seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota...

Umum - Regional, Seluruh RS Bogor Diminta Tambah Ruang Isolasi 30%, RS Covid-19 Bogor,Wali Kota Bogor Bima Arya,Kapasitas RS Covid-19 Bogor,covid-19 bogor,bima arya covid-19 bogor,Positif Covid-19 Bogor

DPRD Kabupaten Cirebon Minta Pemprov Jabar Tambah Anggaran Infrastrukt...

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 11:00 WIB

DPRD Kabupaten Cirebon meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucurkan tambahan anggaran untuk pembangunan di daerah...

Umum - Regional, DPRD Kabupaten Cirebon Minta Pemprov Jabar Tambah Anggaran Infrastruktur, cirebon,DPRD Kabupaten Cirebon,teguh rusiana merdeka,Pemprov Jabar,Ciayumajakuning,Segitiga Rebana,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Asrama Haji Bekasi Siap Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 10:32 WIB

Asrama Haji Kota Bekasi sempat dijadikan lokasi isolasi pada Februari 2021 lalu, namun hanya satu bulan saja lantaran ju...

Umum - Regional, Asrama Haji Bekasi Siap Jadi Tempat Isolasi Covid-19, Asrama Haji Bekasi,Tempat isolasi Covid-19 Bekasi,covid-19 bekasi,Update Covid-19 Bekasi,Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Penuh,Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Angka Keterisian Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Kota Bogor Sentuh 77,3 P...

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 09:50 WIB

Ruangan perawatan pasien Covid-19 di 21 rumah sakit rujukan pun mulai terisi penuh.

Umum - Regional, Angka Keterisian Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Kota Bogor Sentuh 77,3 Persen, Angka keterisian,rumah sakit rujukan covid-19,Kota Bogor

11 Nakes Garut Meninggal Selama Pandemi

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 08:51 WIB

Para nakes yang meninggal dunia itu terdiri dari dua orang dokter, tiga orang perawat, dua orang bidan, dan 4 tenaga kes...

Umum - Regional, 11 Nakes Garut Meninggal Selama Pandemi, Covid-19 Garut,Positif Covid-19 Garut,Tenaga Kesehatan Positif Covid-19,Garut,Wakil Bupati Garut Helmi Budiman

Covid-19 Melonjak, Labkesda Jabar Terima 9.000 Sampel Tes Sehari

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 08:29 WIB

Menurut Kepala Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat Emma Rahmawati, biasanya Labkes Jabar menerima 3.000-an sampel...

Umum - Regional, Covid-19 Melonjak, Labkesda Jabar Terima 9.000 Sampel Tes Sehari, Sampel tes Covid-19,Labkes Jabar,Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar Meningkat,Covid-19 Jabar Meningkat Tajam

Kabupaten Cirebon Badai Covid-19, 35 Kecamatan Berstatus Zona Merah

Regional Senin, 21 Juni 2021 | 21:59 WIB

Sebanyak 35 dari 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon menyandang ztatus zona merah. Sisanya empat oranye dan satu...

Umum - Regional, Kabupaten Cirebon Badai Covid-19, 35 Kecamatan Berstatus Zona Merah, Zona Merah Covid-19,Kasus Covid-19 Kabupaten Cirebon,Kabupaten Cirebon Zona Merah,Kecamatan Zona Merah

artikel terkait

dewanpers