web analytics
  

4 Karut-marut PPDB Kota Bandung Versi GMPP

Senin, 6 Juli 2015 07:19 WIB
Umum - Regional, 4 Karut-marut PPDB Kota Bandung Versi GMPP, PPDB< GMPP, pendidikan,  versi, karut-marut, Kota Bandung

ilustrasi PPDB (yatti/ayobandung)

 

Bandung- Gerakan Masyarakat Penduli Pendidikan(GMPP) dan Forum Orang Tua Siswa(Fortusis). Merangkum ada 4 permasalahan PPDB yang membuat pelaksanaan PPDB tahun 2015 ini karut-marut. Berikut pernyataan sikapnya yang akan disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung.

  1. Adanya indikasi  rekayasa penanggalan penanda  tanganan  Perwal  PPDB kota Bandung  tahun 2015 yang semula disampaikan Walikota Bandung di mediamassa  tanggal 18 Mei 2015 ternyata setelah keluar ditanda tangan dan diundangkan ternyata tertangal  16 April 2015 sementara  baru dipublikasikan ke masyarakat  tanggal  5 Juni 2015 padahal pendaftarn PPDB dimulai tanggal 1 Juni 2015 sehingga terjadinya kurang sosialisasi kepada masyarakat dan sekolah.
  2. Membludagnya pendaftar siswa tidak mampu karena tidak ada verifikasi dan visitasi  awal dari sekolah padahal diamanatkan oleh Perwal  dan semua yang mendaftar  dinyatakan diterima oleh Walikota Bandung  namun harus diverifikasi ulang oleh sekolah dan polisi , ini menggambarkan kebijakan panik dari Walikota Bandung karena tidak berani melakukan eksekusi terhadap pendaftar yang diindikasi SKTM bodong .
  3. Adanya instruksi  kepada Calon Peserta Dididk Baru  agar mendaftar pilihan 1 bebas diseluruh kota Bandung dan mewajibkan pilihan 2 di sekolah terdekat dengan domisili tempat tinggal, yang merupakan semangat dari prinsif Rayonisasi namun ada pengingkaran dari system ICT bahwa pilihan 2 walaupun lokasi rumah berdekatan dengan sekolah di anggap pendaftar dari luar wilayah , hal ini merupakan kebijakan pengingkaran terhadap prinsip rayonisasi sehingga banyak orang tua yang terkecoh sehingga  anaknya -anaknya tidak diterima baik di pilihan 1 maupun pilihan 2 ,
  4. Adanya pembiaran-pembiaran dari pejabat Dinas Pendidikan terhadap indikasi pungutan-pungutan dan penjualan seragam dan atribut sekolah  kepada siswa dari keluarga tidak mampu bahkan  pembelaan  terhadap indikasi pelangaran dari pejabat Dinas Pendidikan  .

Oleh karena itu, Koordinator GMMP Hary Santony menyatakan “Mendukung hak interpelasi anggota DPRD Kota Bandung kepada Wali Kota Bandung atas Karut-marutnya PPDB Kota Bandung 2015,” ujarnya dalam, siaran persnya, Senin(6/7/2015).(yatti)

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Muncul Klaster Pengungsi Longsor di Cianjur, 56 Warga Isolasi Mandiri

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 22:39 WIB

Sebanyak 56 warga dari 80 orang pengungsi bencana longsor Kampung Cingkeuk dan Babakan Cingkeuk Kecamatan Cibeber Kabupa...

Umum - Regional, Muncul Klaster Pengungsi Longsor di Cianjur, 56 Warga Isolasi Mandiri, Klaster Pengungsi Longsor Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Korban Longsor Cianjur Positif Covid-19,Pengungsi Longsor Cianjur Positif Covid-19

Preman Pungli Terminal dan Pasar di Majalengka Diamankan Polisi

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 21:01 WIB

Seorang preman pelaku pungli (pungutan liar) berinisial I berhasil diamankan personel Polsek Rajagaluh saat melaksanakan...

Umum - Regional, Preman Pungli Terminal dan Pasar di Majalengka Diamankan Polisi, Polres Majalengka,Operasi Premanisme,razia preman,Polsek Rajagaluh,Pasar Rajagaluh,Terminal Rajagaluh

Pelaku Pembunuhan Bidan di Cianjur Diduga Koleksi Senjata Tajam 

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:50 WIB

Fakta mengejutkan mengenai KJ (60) pelaku pembunuhan Neng Imas Mulyani (40) bidan yang merupakan istrinya sendiri. Terny...

Umum - Regional, Pelaku Pembunuhan Bidan di Cianjur Diduga Koleksi Senjata Tajam , Pembunuhan Bidan di Cianjur,Pelaku Pembunuhan Bidan,Kasus Pembunuhan di Cianjur,Polres Cianjur

Reka Adegan Pembunuhan Bidan, Polisi: Diduga Berencana

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:29 WIB

Polisi Polsek Bojongpicung mengindikasikan pembunuhan berencana pada kasus meninggalnya bidan oleh suaminya sendiri, usa...

Umum - Regional, Reka Adegan Pembunuhan Bidan, Polisi: Diduga Berencana, Pembunuhan Bidan di Cianjur,Reka Adegan Pembunuhan Bidan,Kapolres Cianjur,Kasus Pembunuhan Bidan,Pembunuhan Berencana Bidan Cianjur

Wagub Jabar: Pancasila Adalah Anugerah

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:13 WIB

Setelah pulih dari COVID-19, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum kembali berkegiatan. Pada Kamis 17 Juni 2021, ia...

Umum - Regional, Wagub Jabar: Pancasila Adalah Anugerah, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Hari Lahir Pancasila,Parlemen Mengabdi DPRD Provinsi Jabar,DPRD Jabar

Kabupaten Tasik Akan Evaluasi Belajar Tatap Muka

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 18:54 WIB

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana melakukan pertemuan dengan kepa...

Umum - Regional, Kabupaten Tasik Akan Evaluasi Belajar Tatap Muka, Belajar Tatap Muka di Tasik,PTM di Kabupaten Tasik,Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya,Evaluasi Belajar Tatap Muka

Hindari Kerumunan, Prasmanan dan Salam Amplop akan Ditiadakan di Perni...

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 18:30 WIB

Menghilangkan tradisi makan prasmanan dan salam amplop agar tidak ada kontak langsung dan menghindari kerumunan.

Umum - Regional, Hindari Kerumunan, Prasmanan dan Salam Amplop akan Ditiadakan di Pernikahan, Hindari Kerumunan,Prasmanan,Salam Amplop,Pernikahan,resepsi

Hunian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Cianjur Capai 52 Persen

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 17:37 WIB

Tingkat hunian pasien Covid 19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur mencapai 52 persen. ANgka tersebut menun...

Umum - Regional, Hunian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Cianjur Capai 52 Persen, RSUD Sayang Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Hunian Pasien Covid-19 RSUD Sayang,Bupati Cianjur Herman Suherman

artikel terkait

dewanpers