web analytics
  

Duh, Puasa Sama Lebaran Beda

Kamis, 2 Juli 2015 04:16 WIB
Umum - Regional, Duh, Puasa Sama Lebaran Beda, 1 syawal, berbeda, ramadan, PB NU, Muhammadiah, pemerintah, hilal, Idul Fitri, lebaran, ayobandung

MEMANTAU; Salah satu petugas sedang memantau hilal dalam penetapan Ramadan beberapa waktu lalu di Boscha.(danny/ayobandung)

 

Jakarta- Sepertinya Tahun ini kita belum bisa melaksanakan Idul Fitri bersamaan deh, pasalnya ada perbedaan penetapan 1 Syawal yang berbeda antara dua organisasi besar di Indonesia.

Sekretaris Lajnah Falakiyah PBNU H Nahari Muslih di Jakarta, Rabu (1/7) malam, mengatakan posisi hilal atau bulan sabit pada tanggal 29 Ramadhan saat diadakan rukyatul hilal (pengamatan terhadap bulan sabit muda) tahun ini sangat tipis sehingga kemunginan tidak berhasil dilihat.

"Posisi hilal sangat tipis, hanya tiga derajat, sehingga ada potensi berbeda. Sangat susah melakukan rukyatul hilal pada posisi seperti itu. Sementara yang berpatokan pada hisab (hitungan) menetapkan standar berbeda-beda, seperti antara Muhammadiyah dan Persis," kata dia.

Muhammadiyah telah memutuskan bahwa tanggal 1 Syawal 1436 H jatuh pada hari Jumat, 17 Juli 2015. Dengan demikian bulan Ramadhan tahun ini hanya 29 hari menurut ormas itu.

Sementara NU, seperti biasanya, mendasarkan penetapan 1 Syawal pada rukyatul hilal, sehingga meski di dalam penanggalan NU berdasar hitungan 1 Syawal 1436 H jatuh pada 17 Juli, namun tidak serta merta tanggal itu ditetapkan sebagai hari Idul Fitri.

Tidak tertutup kemungkinan NU menggenapkan Ramadhan 30 hari jika tim rukyat yang disebar di sejumlah daerah tidak berhasil melihat hilal.

Di Indonesia, perbedaan Hari Raya Idul Fitri sudah beberapa kali terjadi, namun tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.(*/yatti)

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers