web analytics
  

Hmmm, Ramadan PKL Pasar Baru Jadi 400 Orang

Selasa, 30 Juni 2015 20:34 WIB
Umum - Regional, Hmmm, Ramadan PKL Pasar Baru Jadi 400 Orang, pasar baru, pkl, relokasi, satpol PP, kecamatan andir

ilustrasi (http://infobandung.co.id)

 

Bandung- Sepertinya sudah menjadi tradisi, ketika Ramadan datang jumlah Pedagang Kaki Lima(PKL) di Kota Bandung khususnya di kawasan Pasar Baru naik hingga dua kali lipat. Oleh karenanya Pemerintah Kota Bandung meminta Satpol PP agar terus melakukan pengawasan secara ketat.

Hal tersebut ditegaskan Camat Andir Nofidi H. Ekaputra, Selasa(30/6/2015). Dikatakannya, jumlah PKL di kawasan Pasar Baru Lama, yang masuk kawasan Kecamatan Andiri yakni Jalan Jl Suniaraja- Ujung dan JL 0sudirman berjumlah kurang lebuh 100 PKL di hari-hari biasa.

“Tapi ketika ada pengawasan dari Satpol PP, lanjutnya, diperkirakan bisa sampai 400 orang. Dengan pengawasan Satpol PP, diprediksi sekarang ada 200 orang. Itu juga sudah tumpah ke jalan," katanya.

Karena banyaknya PKL yang merupakan kepanjangan tangan dari pemilik kios di dalam, maka PKL di depan Pasar Baru lama akan direlokasi. Rencananya Kecamatan Andir bekerjasama dengan PD Pasar menyiapkan lantai 8 di gedung Pasar Baru lama. "Ini agar di depan gedung Pasar Baru, tidak banyak PKL yang menghalangi akses lalulintas," katanya.

Mereka yang direlokasi, lanjutnya, tentunya PKL yang merupakan warga Kota Bandung, menjual barang milik sendiri, dan berjualan sudah cukup lama. "Para pemilik kios, menjual komoditinya di luar, karena sepinya pengunjung di dalam. Sehingga omset yang mereka dapat juga relatif kecil," terangnya.

Kini, Kecamatan Andir dan PD Pasar tengan menginventarisir berapa jumlah PKL yang bisa ditampung di lantai 8. PD Pasar sendiri, sedang menghitung berapa kapasitas gedung.

"Harapannya, jumlah PKL yang akan direlokasi tidak tiba-tiba bertambah. Sehingga kapasitas jadi tidak cukup," tambahnya.

Di sisi lain, pengelola. Pasar baru juga harus ikut mempromosikan kepindahan PKL ini. Agar pengunjung mau berbelanja ke lantai atas. Karena jika tidak, maka mereka akan kembali lagi ke bawah.

"Kalau pengelola tidak mau ambil pusing dengan keberadaan para PKL ini, maka umur mereka tidak akan lama. Pasti turun lagi ke bawah," ujarnya.

Sebelum direlokasi, PD pasar harus melakukan sosialisasi, agar tidak terjadi kekacauan saat relokasi nanti. Harus ada komunikasi yang baik, dan bisa dipahami kedua belah pihak.

Jumlah PKL di kawasan kecamatan Andir, menurut Nofandi menyentuh angka 9 ribu PKL. Jumlah ini terhitung banyak, dan memerlukan perrhhatian khusus menanganinya. "Diperlukan ketegasan dan konsistensi, agar masalahnya bisa diselesaikan dengan tuntas," tuturnya.

Keberadaan PKL ini, sebenarnya, bukan mereka yang tidak mampu namun mereka yang bermodal besar dan justru ingin meraup keuntungan lebih besar. Menurut Nofidi, omset PKL bisa mencapai Rp3 juta perhari, jika profit mereka 20 persen bisa mencapai Rp600 ribu. Kalau dikurangi iuran kebersihan dan lain sebagainya, katakanlah keuntungan bersih Rp300 ribu, itu masih punya untung yang besar.

"Sehingga, bisa dibilang, merekamemiliki penghasilan yang besar. Sehingga jika ingin merelokasi, harus dipastikan di lokasi yang tidak banyak mengurangi penghasilan mereka," pungkasnya.(anjani) 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers