web analytics
  

Jalur Afirmasi ‘Overload’, PPDB Akademis Bisa Jadi Tambah Kuota

Senin, 29 Juni 2015 16:13 WIB
Umum - Regional, Jalur Afirmasi ‘Overload’, PPDB Akademis Bisa Jadi Tambah Kuota, ppdb kota bandung, ppdb, jalur afirmasi, m oded daniel, wakil walikota,

INFORMASI: Para orangtua siswa sedang mencari informasi PPDB di SMAN 3 . (danny/ayobandung)

 

Bandung- Wakil Wali Kota Bandung Oded M Daniel menegaskan jika membludaknya jalur afirmasi (tidak mampu) memang menjadi salah satu permasalahan baru dalam dunia pendidikan Kota Bandung, terutama di masa penerimaan peserta didik baru(PPDB) tahun 2015 ini.

 “Meski demikian pemerintah Kota Bandung harus melihat kenyataanya di lapangan, karena hampir sebagian besar siswa yang mendaftar itu membawa SKTM(Surat Keterangan Tidak Mampu). Nah kalau sudah begini siapa yang harus disalahkan,” ujarnya yang ditemui di Bali Kota, Senin(29/6/2015).

Oded mengakui jika kuota afirmasi ini membludak menjadi 38 persen di sekolah negeri, namun meski demikian ia akan segera membentuk formulasi untuk bisa menerima siswa tersebut. “Apakah nantinya di tambah kuota untuk jalur akdemis karena terambil non akademis, atau kita salurkan yang afirmasi itu sabagian ke sekolah swasta,” paparnya.

 Namun ia berharap jangan sampai siswa yang ada di Kota Bandung itu tidak sekolah, “Jadi yang penting kita pikirkan bagaimana agar siswa itu tidak sampai putus sekolah. Nanti kami akan segera melakukan rapat pleno lagi untuk menentukan formulasinya yang tepat,” terangnya.

Oded juga mengancam para orang tua yang mendaftar jalur afirmasi agar tidak coba-coba menggunakan SKTM padahal ia tergolong mampu. “Itu doa bisa menjadikan orang sengsara betulan kalau ternyata SKTM nya bohong. Dan kami terus melakukan klarifikasi ke semua pihak, memang pada faktanya akan sulit memperifikasi 10 ribu siswa dalam beberapa hari saja selain patokannya SKTM,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu orang tua Aris yang akan menyekolahkan anaknya ke tingkat Sekolah Menengah Pertama mengaku kaget ketika hari pertama pendaftaran Peserta Didik Baru(PPDB) Kota Bandung jalur akademis sudah membludak.

“Saya tadinya yakin jika hari pertama PPDB ini pendaftar masih sepi, ternyata ketika ke sekolah pendaftarnya sudah banyak. Saya juga jadi khawatir apalagi ada kabar jika jatahnya akan dikurangi oleh Jalur non akademis yang katanya membludak juga,” ujarnya yang akan menyekolahkan ke SMPN 30 Bandung itu.

Kejadian serupa ternyata bukan hanya di SMPNB 30 Bandung, bahkan beberapa sekolah di kluster pertama yang biasanya baru ramai didatangi siswa ketika hari terakhir, justru saat ini sebaliknya. “Saya khawatir justru nanti pergerakannya akan cepat jadi saya bisa lihat dulu bagaimana kondisinya,” ujar salah satu orangtua di SMAN 3 Bandung.

 Sementara itu, hal sama terjadi juga di SMAN 5 Kota Bandung, meski pendaftar belum banyak namun orang tua siswa yang datang sudah mulai ramai mengunjungi sekolah. “Saat ini baru sedikit kalau yang mendaftar banyaknya yang masih bertanya tentang passinggrade dan juga persyaratan serta kemungkinannya,” terangnya.

 Menurutnya, kuota SMAN 5 tahun ini sebanyak 356, jalur nonakadmis kuotanya 89 namun yang terisi hanya 35. Sisanya masuk ke jalur akademis melalui sistem di disdik. Sementara untuk kuota dalam wilayah sebanyak 53 siswa dan luar wilayah 178 siswa, serta luar kota 36 orang.(yatti)

 

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers