web analytics
  

Nikah Beda Agama Ditolak MK, Disyukuri Menag

Senin, 22 Juni 2015 17:05 WIB
Umum - Regional, Nikah Beda Agama Ditolak MK, Disyukuri Menag, pernikahan beda agama, mk, menag, ayobandung

SAKRAL: Menag mengapresiasi penolakan MK prihal uji UU tentang pernikahan beda agama, Menag menaggap jika pernikahan adalah sesuatu yang sakral dan tidak bisa lepas dari agama.(danny/ayobandung)

 

Jakarta- Adanya beberapa warga negara Indonesia yang ingin pernikahan beda agama di sah kan pemerintah sepertinya harus kandas saat ini. Pasalnya Mahkamah Konstitusi tidak mengambulkan uji materi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Pasal 2 ayat (1) tentang perkawinan terkait perkawinan beda agama.

Hal itu pun langsung diamini dan di syukuri  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin,  "Kita bersyukur, itu putusan yang patut kita syukuri, karena itu mencerminkan ke-Indonesiaan kita, masyarakat kita adalah masyarakat yang religius," kata Menag Lukman di Jakarta, Senin(22/6/2015).

 Ia menilai jika pernikahan adalah yang sakral bukan hanya berdasarkan hukum semata. Apalagi di di Indonesia katanya, masyarakatnya religius.

“Pernikahan merupakan peristiwa sakral, bahkan pernikahan adalah ibadah. Jadi agama menjadi sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari agama itu sendiri sehingga tidak ada kemungkinan untuk bisa nikah beda agama," ungkapnya.

 Tidak diakuinya nikah beda agama, kata dia, merupakan salah satu ketentuan agama. "Nikah itu resmi dicatat negara jika dilakukan menurut agama yang bersangkutan, itu yang dikukuhkan MK kemarin," ucapnya.

Sebelumnya, permohonan uji materi Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 Pasal 2 ayat (1) UU Perkawinan terkait perkawinan beda agama telah ditolak oleh Mahkamah Konstitusi.

Pemohon uji materi berpendapat dampak dari penolakan itu adalah adanya ketidakpastian dari pasangan-pasangan beda agama yang akan melakukan pernikahan.(*/yatti)

   

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Kasus Dugaan Pemerkosaan, Anak Anggota DPRD Bekasi Belum Juga Tersangk...

Regional Rabu, 19 Mei 2021 | 09:52 WIB

Padahal, pihak korban telah melaporkan kasus sejak 12 April lalu serta menyerahkan saksi dan bukti dalam kasus itu.

Umum - Regional, Kasus Dugaan Pemerkosaan, Anak Anggota DPRD Bekasi Belum Juga Tersangka, kasus pemerkosaan anak anggota DPRD Bekasi,DPRD Kota Bekasi,kasus pemerkosaan Bekasi,Polres Metro Bekasi Kota,anak anggota DPRD Bekasi pemerkosaan

Dites Antigen, Lima Pelaku Usaha Wisata di Pangandaran Positif Covid-1...

Regional Rabu, 19 Mei 2021 | 06:51 WIB

Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran melakukan uji cepat (rapid test) antigen Covid-19 kepada para pelaku usaha wisata....

Umum - Regional, Dites Antigen, Lima Pelaku Usaha Wisata di Pangandaran Positif Covid-19, pelaku wisata Pangandaran positif Covid-19,Wisata Pangandaran,Pangandaran,Pantai Pangandaran,Wisata Pangandaran ditutup,Pangandaran dibuka

25 Warga Griya Melati Bogor Positif Covid-19, Akses ke Perumahan Ditut...

Regional Rabu, 19 Mei 2021 | 05:55 WIB

25 Warga Griya Melati Bogor Positif Covid-19, Akses ke Perumahan Ditutup

Umum - Regional, 25 Warga Griya Melati Bogor Positif Covid-19, Akses ke Perumahan Ditutup, griya melati bogor,covid bogor,Bima Arya,COVID-19

Tersisa Dua Pos Penyekatan Arus Balik di Cirebon, Mana Saja?

Regional Rabu, 19 Mei 2021 | 05:15 WIB

dari 15 pos pengamanan yang didirikan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, 2 pos pam dibiarkan tetap berdiri.

Umum - Regional, Tersisa Dua Pos Penyekatan Arus Balik di Cirebon, Mana Saja?, pos penyekatan Cirebon,Cirebon,larangan mudik Cirebon,Operasi Ketupat Lodaya 2021

Dinsos Cianjur Validasi dan Verifikasi Data Penerima Bansos

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:49 WIB

Sebanyak 170 ribu jiwa tercatat sebagai penerima bantuan sosial berbasis data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di Kab...

Umum - Regional, Dinsos Cianjur Validasi dan Verifikasi Data Penerima Bansos, Bansos Cianjur,Dinsos Cianjur,Pemkab Cianjur,DTKS Cianjur

Halalbihalal Keraton Cirebon, Ngalap Barokah saat Pandemi Covid-19

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:44 WIB

Halalbihalal tetap digelar Keraton Kanoman Cirebon, Selasa, 18 Mei 2021 di tengah pandemi Covid-19. Sebagian orang meman...

Umum - Regional, Halalbihalal Keraton Cirebon, Ngalap Barokah saat Pandemi Covid-19, Keraton Kanoman Cirebon,Halalbihalal Keraton Cirebon,Ngalap Barokah

Dipengaruhi Obat-obatan, Seorang Pemuda Rusak dan Curi Barang Masjid d...

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:33 WIB

Seorang pemuda berinisial AS (24) mabuk obat-obatan merusak dan mencoba mencuri barang di dalam Masjid Nurul Iman di Kam...

Umum - Regional, Dipengaruhi Obat-obatan, Seorang Pemuda Rusak dan Curi Barang Masjid di Cianjur, Pemuda Curi Barang Masjid,Pencurian di Cianjur,Polsek Warungkondang Cianjur,Pencurian di Masjid,Pengrusakan Masjid

Ini Tantangan Bupati dan Wabup Cianjur saat Anggaran Pusat Terkikis

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:09 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman dan TB Mulyana yang baru saja dilantik memiliki tantangan membangun Cian...

Umum - Regional, Ini Tantangan Bupati dan Wabup Cianjur saat Anggaran Pusat Terkikis, Pemkab Cianjur,Anggaran Terkikis Pandemi,Bupati Cianjur Herman Suherman

artikel terkait

dewanpers