web analytics
  

Puasa Meski Mataharinya Tak Pernah Terbenam

Jumat, 19 Juni 2015 13:30 WIB
Umum - Regional, Puasa Meski  Mataharinya Tak Pernah Terbenam, puasa,ramadan,jadwal puasa,

MATAHARI: Penampakan pukul 11 malam di Arktik di Lapland Finlandia ketika matahari baru saja terbenam. (santatelevision.com)

Ramadan menjadi bulan berkah bagi umat muslim di seluruh dunia, saat ini semua muslim sedang melaksanakan puasa Ramadan. Namun bagimana jika ada belahan bumi yang ternyata mataharinya tak pernah terbenam, bagaimana umat muslim disana melaksanakan puasa?

Pada 66 derajat utara matahari terlihat melingkar di Arktik di Lapland Finlandia.  Daerah bagian eropa itu memang memiliki cuaca yang cukup ekstrim ketika musim dingin makan kegelapan total akan meneylimuti daerah itu, namun ketika musim panas seperti saat ini maka matahari akan menyinari seharian penuh.

Nah bagaimana umat Islam disana menghadapi cuaca ekstrim apalagi saat ini jatuh di bulan Ramadan, berikut laporan yang dikuti dari BBC tentang umat Islam yang melaksanakan puasa di negara super ekstrim itu.


Adalah Shah Jalal Miah Masud mengeatakan jika di negaranya "Tidak bisa gelap. Selalu terlihat seperti sama, matahari selalu di cakrawala dan itu cukup sulit untuk mendapatkan apa waktu sebenarnya baik untuk sahur atau berbuka seperti sekarang," katanya.

Bahkan pada pukul 11 ​​malam matahari baru saja turun di bawah cakrawala, dan barulah langit berubah. Namun itu tidak akan berlangsung lama, pasalnya matahari akan naik lagi dalam lima jam.

Masud mengatakan sulit untuk berpuasa sesuai dengan waktu Finlandia, ia pun mengakui jika berpuasa di negaranya cukup sulit. Meski demikian sebagai umat Islam ia mengatakan itu adalah suatu kesenangan dan keunikan tersendiri untuk mengamati Ramadan pada hari-hari yang panjang Finlandia.

Meski demikian tidak serta merta ia pun berbuka puasa hingga pukul 11 malam, namun ia menggambil jalan dengan mengurangi jumlah puasa jam dengan melihat durasi terbit dan terbenamnya matahari di negara-negara jauh ke selatan dari Finlandia.

Dr Abdul Mannan yang merupakan Imam lokal dan presiden Islam Society of Northern Finlandia -mengatakan ada dua sekolah pemikiran.

"Para ulama Mesir mengatakan bahwa jika hari-hari yang panjang - lebih dari 18 jam - maka Anda dapat mengikuti waktu Mekkah atau Madinah waktu, atau yang terdekat waktu negara Muslim," kata Dr Mannan.

"Yang lainnya (sudut pandang) dari para ulama Saudi mengatakan apapun hari ini - panjang atau pendek -. Anda harus mengikuti waktu setempat"

Dr Mannan mengatakan mayoritas Muslim di utara Finlandia mengamati baik jam puasa Mekah atau waktu Turki karena negara Muslim terdekat ke Finlandia.

Wah tak terbayang puasa lebih dari 20 jam dalam satu hari, kamu kuat? (yatti)

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Terdesak Ekonomi, Warga Tasik Maling Kopi di Minimarket Lalu Dijual ke...

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 17:33 WIB

Terdesak kebutuhan ekonomi, seorang warga Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, berinisial YH (40) nekat mencuri bebera...

Umum - Regional, Terdesak Ekonomi, Warga Tasik Maling Kopi di Minimarket Lalu Dijual ke Warung, Pencurian Minimarket Tasik,Kopi,berita kriminal tasik,Berita Tasikmalaya Hari Ini

Maling Kopi di Minimarket Kota Tasikmalaya Terekam CCTV

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 16:51 WIB

Kapolsek Tawang Ipnu Nandan membenarkan dengan adanya percurian di sebuah minimarket di Jalan Bebedahan, Kota Tasikmalay...

Umum - Regional, Maling Kopi di Minimarket Kota Tasikmalaya Terekam CCTV, Maling,Tasikmalaya,Kopi

Tembakan Oknum Polisi Tewaskan Tiga Orang, Propam Cek Ulang Prosedur P...

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 16:47 WIB

Menanggapi kasus itu, Irjen Pol Ferdy Sambo, sebagai Kadiv Propam Polri, menyampaikan pihaknya akan mengecek kembali pro...

Umum - Regional, Tembakan Oknum Polisi Tewaskan Tiga Orang, Propam Cek Ulang Prosedur Pemegang Senpi, Bripka CS,Penembakan,Cengkareng,Jakarta

Abaikan Kepentingan Publik, Ketua PWI Jabar Minta Jurnalis Tanggalkan...

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 16:25 WIB

Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat meminta jurnalis meninggalkan profesinya saat abai terhadap kepentingan publik.

Umum - Regional, Abaikan Kepentingan Publik, Ketua PWI Jabar Minta Jurnalis Tanggalkan Profesi, Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat,Hilman Hidayat,PWI Jabar,PWI Kuningan,Jurnalis

Terekam CCTV, Maling Burung di Rumah Anggota Bawaslu

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 16:07 WIB

Kerugian diperkirakan sekitar Rp5 juta.

Umum - Regional, Terekam CCTV, Maling Burung di Rumah Anggota Bawaslu, Maling,Burung,Purwakarta

Pelayan Masyarakat dan Ulama di Cianjur Ikuti Vaksinasi Covid 19

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 15:33 WIB

Kegiatan vaksinasi ini merupakan gelombang kedua setelah sebelumnya pada gelombang pertama telah dilakukan kepada sukare...

Umum - Regional, Pelayan Masyarakat dan Ulama di Cianjur Ikuti Vaksinasi Covid 19, vaksinasi Covid 19,vaksinasi Covid 19 di Cianjur,dr. Irvan Nur Fauzy,Ulama di Cianjur Ikuti Vaksinasi Covid 19

Badan Geologi Teliti Pergerakan Tanah di Cibalong Tasik

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 15:26 WIB

Badan Geologi meneliti pegerakan tanah di Kampung Babakan Jeruk Desa Singajaya Kecamatan Cibalong Tasikmalaya. 

Umum - Regional, Badan Geologi Teliti Pergerakan Tanah di Cibalong Tasik, pergerakan tanah tasik,pergerakan tanah cibalong tasik,badan geologi,Berita Tasikmalaya Hari Ini

Anak-anak di Sumedang Sakit Gara-gara Debu Proyek Tol Cisumdawu

Regional Kamis, 25 Februari 2021 | 15:11 WIB

Proyek jalan tol Cisumdawu di Sumedang yang relatif dekat, polusi debu pun menjadi masalah kesehatan yang sulit dihindar...

Umum - Regional, Anak-anak di Sumedang Sakit Gara-gara Debu Proyek Tol Cisumdawu , Tol Cisumdawu,Pembangunan Tol Cisumdawu,Jalan Tol Cisumdawu,pembangunan Jalan Tol Cisumdawu,debu tol cisumdawu,polusi tol cisumdawu,desa margaluyu tanjungsari,Berita Sumedang

artikel terkait

dewanpers