web analytics
  

Wah Ternyata Jepang Lebih Tahu Bandung

Rabu, 10 Juni 2015 12:14 WIB
Umum - Regional, Wah Ternyata Jepang Lebih Tahu Bandung, bandung, unpad,jepang, peta

BANDUNG- ternyata yang lebih tahu tentang peta dan kondisi Bandung adalah Jepang hal tersebut diungkapkan dalam Pedisgi di Bale Sawala Unpad Jatinangor,8010 Juni 2015.(unpad.ac.id)

 

Bandung- Ternyata yang lebih tahu tentang peta dan permukaan Bandung adalah orang Jepang. Hal tersebut diakui oleh Dr. rer. nat. Yudi Rosandi dalam “Studies on the Mechanisms of the Earth Surface Formation”, yang diselenggarakan Universitas Padjadjaran di Kampus jatinangor, 8-10 Juni 2015.

 “Contohnya adalah Bandung. Kenapa permukaan Bandung seperti itu? Ternyata yang memiliki data lengkap tentang Bandung itu justru Jepang. Makanya kita undang profesor dari Jepang,” ujar Dr. Yudi.

Dikatakannya, dalam rangka Padjadjaran Earth Dialogues: International Symposium on Geophysical Issues(Pedisgi) 2015, mempertemukan para ahli dari berbagai negara untuk saling berbagi ilmu di bidang Geofisika.

 Ketua pelaksana kegiatan tersebut, Dr. rer. nat. Yudi Rosandi mengatakan bahwa Pedisgi 2015 berbeda dengan seminar Geofisika kebanyakan yang digelar di Indonesia. Kebanyakan, Geofisika lebih banyak membahas eksplorasi, sementara Pedisgi lebih banyak membahas ilmu murni Geofisika. “Murni dan juga teori. Jadi kita lebih ke segi keilmuan,” ungkap Dr. Yudi saat ditemui di sela kegiatan.

Karena yang dibahas adalah ilmu dasar, Dr. Yudi menuturkan bahwa hal tersebut sangat penting dan akan memiliki efek yang luar biasa bagi semua orang, termasuk para ahli. “Jadi memang fundamental, dasar sekali. Tapi efeknya itu menjadi penting bagi semua orang,” tuturnya.

Para pembicara berasal dari 8 negara. Selain Indonesia, juga dari Argentina, Jerman, Islandia, Jepang, Rusia, Malaysia, dan Belanda. Acara ini diikuti oleh sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Antar peserta dari Indonesia juga saya harap bisa saling berkomunikasi. Karena ternyata banyak sekali penelitian di bidang itu, tapi kan kalau tidak disampaikan tidak diketahui oleh publik. Makanya di sini kita mencoba melakukan itu,” harapnya.(yatti)

 

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers