web analytics
Panwaslu Dalami Laporan Dugaan Politik Uang Pilwalkot Bandung 2018
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada 12 Jun , 2018 | 20:21 WIB
Panwaslu Dalami Laporan Dugaan Politik Uang Pilwalkot Bandung 2018
Ilustrasi pilkada. (Satrio/ayobandung)

NARIPAN, AYOBANDUNG.COM--Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bandung menerima laporan dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan oleh tim hukum pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung nomor urut 1 yakni Nurul Qomaril Arifin dan Chairul Yaqin Hidayat  terhadap paslon nomor urut 2 yakni Yossi lrianto dan Aries Supriyatna, serta paslon nomor urut 3 Oded Mohamad Danial dan Yana Mulyana. 

Peloporan tersebut dilayangkan tim hukum paslon nomor urut 1 terkait dugaan pelanggaran Pidana pemilu yakni dugaan politik uang oleh paslon nomor urut 2 serta dugaan pelanggaran zona Alat Peraga Kampanye (APK) oleh paslon nomor urut 3.

"Update kami, baru sampai pada penerimaan berkas. Laporan ini yang satu atas dugaan berkenaan dengan politik uang terhadap paslon nomor urut dua dan satu lagi terkait dugaan pelanggaran zona APK terhadap paslon nomor urut tiga," ungkap Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bandung, Farhatun Fauziyyah, saat ditemui awak media, Selasa (12/6/2018) malam. 

Khusus pelaporan politik uang, Panwaslu Kota Bandung sudah menerima seluruh berkas laporan dan melakukan registrasi berkas. Sementara terkait dugaan pelanggaran zona kampanye, laporan tersebut masih tersendat di syarat dan bukti pelaporan. 

"Untuk laporan pelanggaran zona APK, ada kekurangan. Kami tidak bisa langsung meregistrasi apabila syaratnya masih kurang. Tapi untuk pelaporan money politic, kami sudah ada bukti-bukt foto, video, juga berkas," lanjutnya. 

Ketika ditanya informasi terbaru terkait penggodokan laporan politik uang ini, Farhatun menyampaikan pihaknya sampai saat ini masih dalam proses rekomendasi, apakah pelaporan tersebut masuk dalam ranah pelanggaran hukum pidana atau hanya pelanggaran administrasi saja. 

"Kalau masuk pidana maka kita lanjut ke kepolisian, tapi apabila masuk dalam pelanggaran administrasi kami akan rekomendasikan tindak lanjutnya pada KPU. Hasilnya saat ini sudah disampaikan kepala KPU, dan untuk dugaan pelanggaran administrasi jadwal kita hari ini sudah selesai pemeriksaan," ujarnya. 

Temuan dugaan politik uang tersebut terjadi di Citarip Barat, RT 12 RW 7, Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung pada Sabtu 9 Juni malam lalu.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media

Yamaha Mio S Socmed Ayo Bandung 160x600