web analytics
Kebon Awi Kaffee Lestarikan Seni Melalui Sanggar Kebon Awi
Oleh Fathia Uqim, pada 21 May , 2018 | 03:54 WIB
Kebon Awi Kaffee Lestarikan Seni Melalui Sanggar Kebon Awi
Sanggar Kebon Awi di Kebon Awi Kaffee

CIMENYAN, AYOBANDUNG.COM--Kebon Awi Kaffee, tempat makan yang berlokasi di Jalan Bukit Pakar Timur Nomor 29 Bandung punya kegiatan seni selain memiliki tempat makan sajian Sunda. Tempatnya yang luas dan memiliki panggung ini menjadi wahana bagi anak-anak berlatih tari dan melukis.

Adalah Sanggar Kebon Awi. Baru berjalan 6 bulan, siswa tari di sini sudah mencapai 40 siswa dan melukis 20 siswa. Sejak dulu, wacana membuka sanggar sudah sering didengungkan. Namun, implementasi baru saja berjalan.

Otih Rostoyati, pemilik Kebon Awi Kaffee adalah seorang seniman pada tahun 1980. Dia  memiliki Sanggar Rosantika, sebuah sanggar musik dan berbagai macam kesenian Sunda. Lama menghilang, anak lelaki Otih, Pria Eka mewujudkannya dalam sanggar Kebon Awi.

“Saya terus memikirkan bagaimana caranya pelestarian budaya,” kata Manajer Operasional Kebon Awi Kafee, Pria Eka, kepada ayobandung.com, Minggu (20/5/2018).

Kebon Awi Kaffee menjadi jembatan bagaimana pelestarian budaya dan kesenian Sunda itu berjalan. Meski dia mengaku sulitnya pelestarian tanpa unsur komersial, setidaknya Kebon Awi menjadi wadah bermain untuk mengembangkan minat dan bakat anak.

“Anak-anak sanggar berlatih setiap hari Minggu. Ini jadi ajang mereka untuk berlatih dan ditonton oleh para tamu yang sedang makan,” katanya.

Pantas, karena panggung berada di lokasi strategis menghadap area saung bambu. Tak lupa, seni lukis pun menjadi tempat menarik bagi anak yang ingin mengembangkan bakatnya.

“Sejak kemarin kami adakan pameran lukisan karya anak-anak Sanggar Kebon Awi. Kami berikan hadiah untuk tiga terbaik,” ujarnya.

Editor : Adi Ginanjar Maulana
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media

Yamaha Mio S Socmed Ayo Bandung 160x600