web analytics
Tips Penting Seputar Asupan Nutrisi di Bulan Ramadan
Oleh Anggun Nindita Kenanga Putri, pada 17 May , 2018 | 15:32 WIB
Tips Penting Seputar Asupan Nutrisi di Bulan Ramadan
Ilustrasi. (pixabay.com)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM--Memasuki bulan Ramadan, faktor nutrisi memiliki peranan penting bagi umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Apalagi bagi yang tetap menjalani aktivitas padat di bulan suci ini. Tentu saja kita harus benar-benar memperhatikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh kita.

Dokter dari Klinik Husada Medika, Ayana Nasser, memberikan tips-tips seputar gizi dan nutrisi agar tubuh kita tetap prima saat beraktivitas di bulan puasa. Apa saja? Yuk, kita simak selengkapnya.

Banyak minum air

Seringkali keluhan yang diungkapkan saat orang berpuasa adalah haus. Bahkan tidak sedikit juga yang mengalami dehidrasi. Ya, di situlah kita melihat peranan air sangat penting saat bulan puasa ini. Saat puasa kita memang harus benar-benar memastikan tubuh tidak kehilangan cairan tubuh, agar tidak terjadi dehidrasi. Untuk itu saat bulan puasa minimal kita harus minum 8 gelas per hari.

“Akan lebih baik kalau kita minum dengan porsi yang kecil tapi berulang-ulang. Dibandingkan minum dengan banyak dalam sekali waktu. Sebelum tidur dan sahur dianjurkan untuk kita lebih banyak minum sebagai bekal untuk seharian berpuasa,” katanya saat ditemui, Kamis (17/5/2018).

Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks

Selain air, tubuh juga memelurkan banyak asupan karbohidrat sebagai sumber energi. Mengingat saat selama 10-12 jam kita tidak akan mengonsumsi apapun. Mengapa karbohidrat kompleks penting? Karena karbohidrat kompleks lebih lama dicerna dan membuat kita bisa "kenyang" lebih lama. Karbohidrat kompleks ini disarankan banyak dikonsumsi saat sahur. Contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks antara lain: nasi merah, pasta, roti gandum, dan oats.

Buka puasa dengan air putih

“Berbukalah dengan yang manis,” begitulah yang sering kita dengar. Namun, ternyata anggapan tersebut tidak selamanya benar. Justru untuk mengisi kembali cairan tubuh dan membantu sistem pencernaan, kita dianjurkan untuk minum satu gelas air putih saat buka puasa.

“Setelah itu, baru kita boleh makan makanan manis, contohnya kurma seperti sunah Rasul. Konsumsi makanan manis boleh saat puasa, asal takarannya tidak berlebihan,” ujarnya.

Pentingnya konsumsi buah dan sayur

Konsumsi buah dan sayur sangat penting, apalagi ketika bulan puasa. Mengingat sayur dan buah mengandung banyak serat, kaya akan air, mengandung banyak vitamin, dan juga rendah lemak.

Buah-buahan yang mengandung banyak vitamin C seperti apel, jeruk, pir, dan semangka juga baik untuk meningkatkan kadar cairan agar tetap seimbang saat puasa.

Hindari soda dan kafein

Minuman bersoda tidak baik untuk dikonsumsi saat puasa, karena mengandung banyak gula. Selain itu, hidangan yang mengandung banyak gula juga tidak baik untuk dikonsumsi ketika sahur.

“Makanan dan minuman yang mengandung banyak kadar gula, soda contohnya bisa membuat cepat merasa haus kembali karena proses cernanya yang cepat. Lalu bisa memberikan efek mengantuk dan lemas,” ucapnya.

Untuk kafein sendiri tidak disarankan untuk langsung diminum saat berbuka puasa. Karena kafein bisa mengencerkan asam lambung yang dapat mengganggu saluran pencernaan kita.

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox Socmed Ayo Bandung 160x600