web analytics
Makan Sambil Menikmati Lanskap Bandung dan Hutan Pinus di Lawangwangi
Oleh Fathia Uqim, pada 16 May , 2018 | 10:21 WIB
Makan Sambil Menikmati Lanskap Bandung dan Hutan Pinus di Lawangwangi
Anjungan Lawangwangi yang jadi favorit pengunjung untuk berfoto. (Fathia Uqim/ayobandung)

DAGO GIRI, AYOBANDUNG.COM—Paduan antara galeri, kafe, dan toko cendera mata yang dimiliki Lawangwangi Creative Space menjadi paket pas bagi pelancong yang tengah berada di Bandung. Apalagi jika dipadupadankan dengan lanskap Kota Bandung dari ketinggian.

Sejak didirikannya pada 2012, hampir 85% tamu berasal dari luar kota, khususnya Jakarta. Bahkan, Lawangwangi Creative Space lebih dikenal oleh pelancong daripada warga Bandung sendiri.

Hal itu disampaikan oleh Marketing Lawangwangi Creative Space, Ayulia. Letaknya yang berada di akses jalan alternatif menuju Bandung dari arah Lembang membuatnya sering ditengok oleh para pelancong. “Apalagi banyak destinasi wisata yang (harus) melewati Lawangwangi dulu,” katanya kepada ayobandung pekan lalu.

Kafe yang dimiliki Lawangwangi terletak di lantai dua bangunan modern di Jalan Dago Giri, Bandung. Memasuki pintu kaca, tamu akan dimanjakan dengan lukisan berkelas karya seniman kondang seperti Tisna Sanjaya atau Edi Susanto. Tak jauh, tamu dapat menaiki tangga dan langsung dihadapkan dengan kafe terbuka milik Lawangwangi.

“Ada tiga tempat di kafe ini. Area teras merokok, merokok dalam ruangan, dan tempat dilarang merokok,” ujar Ayulia.

Lawangwangi punya salah satu sudut yang paling sering bikin pengunjung kepincut. Ia adalah anjungan Lawangwangi, sebuah jembatan terbuka yang menjadi lokasi foto berlatar lanskap hutan pinus dan Kota Bandung dari atas. Namun, hanya 15 tamu yang bisa menaiki anjungan tersebut.

“Di anjungan Lawangwangi juga bisa direservasi untuk candle light dinner atau acara lamaran,” kata Ayulia.

Sambil makan, tamu dapat menikmati live music yang biasa digelar di akhir pekan. Makanan pembuka yang dibanderol kisaran harga Rp20.000 dan makanan berat dari harga Rp45.000 ini menghadirkan sajian aroma barat dan Nusantara. Tentu, makanan favorit tamu adalah makanan khas nusantara seperti ayam penyet Lawangwangi dan ayam taliwang.

“Minuman di Lawangwangi dimulai dari harga Rp18.000. Minuman favoritnya Mocktail Pinnacolada,” kata Ayulia.

Lawangwangi dapat direservasi sebagai tempat menggelar acara seperti workshop, ulang tahun, atau rapat. Kafe ini dibuka setiap hari, kecuali Senin, mulai dari pukul 11.00 WIB sampai 22.00 WIB di hari biasa. Di akhir pekan, Lawangwangi akan beroperasi lebih awal sejak pukul 10.00 WIB sampai 23.00 WIB.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox Socmed Ayo Bandung 160x600