web analytics
Pemkot Bandung Tawarkan Alternatif Ngontrak untuk Korban Kebakaran Karees
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada 16 May , 2018 | 18:15 WIB
Pemkot Bandung Tawarkan Alternatif Ngontrak untuk Korban Kebakaran Karees
Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin. (Eneng Reni N Jamil/ayobandung)

OTISTA, AYOBANDUNG.COM--Penjabat Sementara (pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin, memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal memberikan solusi terbaik untuk para korban kebakaran di Jalan Karees Kulon, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong. Salah satu alternatifnya adalah dengan tawaran mengontrak.

"Kami berikan berbagai alternatif pilihan, apakah mereka akan tinggal di sana selama empat bulan atau mereka akan memilih dikasih uang untuk mengontrak," ungkap Solihin kepada ayobandung, Selasa (15/5/2018).

Solihin sempat membandingkan, jika para korban lebih memilih tinggal di wisma, mereka tidak akan memiliki benda yang bisa dimiliki usai pindah. Namun, jika mereka memilih diberikan bantuan uang mengontrak, selain bisa membeli keperluan hidup, mereka juga bisa memilih kontrakan sesuai dengan keinginan.

"Kalau di wisma itu 'kan mereka gak akan punya apa-apa saat harus pindah. Makanya kita coba tawarkan alternatif lain. Kemarin, sudah didiskusikan di internal pemerintah kota, mereka akan diberikan sejumlah uang untuk mengontrak," katanya.

Namun Solihin menyampaikan, pihaknya belum bisa memastikan besaran dana bantuan yang akan diberikan karena masih dirundingkan di jajarannya. Selain itu, ada sebagian korban yang masih enggan mengontrak dan lebih memilik menempati Wisma Harapan di alan  Karees Kulon iti untuk empat bulan ke depan.

"Besaran nominalnya masih didiskusikan. Tapi saya berpikirnya kayak gini, mungkin pemkot bisa mengeluarkan sekian ratus juta selama mereka di wisma, tapi usai empat bulan mereka tidak akan punya apa-apa. Kami tawarkan ke mereka apakah lebih baik kami memberikan uang untuk mereka pilih kontrakan sendiri atau bagaimana, bebas terserah mereka," bebernya.

Namun, alternatif tersebut masih menjadi perdebatan para korban. Lantaran ada sebagai korban kebakaran Kareea yang enggak diberikan uang bantuan dan pindah dari wisma. 

"Memang ada yang sepakat ada juga yang tidak sepakat, tetapi kebanyakan sepakat. Kami tidak akan memaksa, pilihan itu diserahkan kepada mereka," lanjutnya.

Dijelaskan, jika bantuan alternatif ini telah resmi didiskusikan dan diterima semua korban, maka rencananya Pemkot Bandung akam memberikan uang kontrakan untuk dua tahun masa tinggal.

"Jadi selama dua tahun itu mereka bisa lebih mandiri dibandingkan mereka terus-terusan tinggal di wisma yang notabene setelah empat bulan mereka tidak punya apa-apa," ungkapnya.

Selain itu, Solihin menilai yang paling penting dan menjadi pemikiran pemkot adalah bagaimana membentuk para korban untuk kembali mandiri dan hidup di lingkungan mereka sendiri lagi. Sebab, saat ini di wisma tersebut mereka hanya menempati satu ruangan hotel ukuran biasa untuk satu keluarga. 

"Tapi kalau kontrakan mungkin ukurannya kan bisa lebih besar. Dan Insya Allah, kalau dalam perhitungan (bantuan dana) akan sesegera mungkin. Intinya kita kembalikan ke warga. Warga maunya pilih yang mana? Kalau menurut saya, mereka lebih baik milih kontrak saja. manakala mereka pegang uang sendiri mereka bisa pilih lokasinya sesuai keinginan dan kebutuhan," pungkasnya.

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox Socmed Ayo Bandung 160x600