web analytics
Lima Tanda Seseorang Adalah Pembuat Onar dalam Pernikahan
Oleh Fathia Uqim, pada 14 May , 2018 | 09:24 WIB
Lima Tanda Seseorang Adalah Pembuat Onar dalam Pernikahan
Ilustrasi pasangan. (Pixabay)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM—Permasalahan pasti saja selalu ada dalam bahtera rumah tangga. Di sana pasti akan ada salah satu pihak yang membuat onar lantaran sikapnya yang egois dan tak mampu meredam masalah.

Namun, bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa seseorang yang akan menjadi pasangan seumur hidup kita adalah seorang pembuat onar atau bukan? Ada beberapa tanda yang menunjukkan gejala-gejala ‘si pembuat onar’ dalam bahtera rumah tangga.

Berikut melansir Boldsky, seseorang bisa disebut pembuat onar bila menyimpan tanda berikut ini:

 

Selalu menjawab tidak

Setiap mahligai pernikahan bekerja berdasarkan prinsip memberi dan menerima. Jika seseorang selalu menjawab ‘tidak’ dalam situasi apapun, maka dia adalah si pembuat onar. Akan lebih baik ketika pasangan meminta sesuatu, kita bisa menjawabnya dengan bersikap sopan.

Menyimpan rahasia

Pernikahan tanpa transparansi bakal menciptakan masalah di kemudian hari. Banyak pernikahan gagal karena alasan khusus ini. Ketika salah satu pihak mulai menyembunyikan sesuatu, seseorang akan merasa tidak nyaman. Jika seseorang tidak terbuka dan menyimpan beberapa hal untuk diri sendiri, maka dia adalah pembuat onar.

 

Kamu tidak pernah meminta maaf

Salah satu bagian penting dalam pernikahan adalah ketika seseorang tidak malu mengakui kesalahan sendiri. Seseorang harus menerima kesalahan, penyesalan, dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Kunci berhasilnya pernikahan adalah bisa mengakui ketika bertindak merugikan dan bertanggung jawab atas tindakan. 

Terlalu drama

Hati-hati dengan seseorang yang melodramatis dalam hubungan. Hal-hal seperti itu akan menciptakan kekacauan dalam hubungan. Tidak pernah ada keberhasilan dalam pernikahan yang diwarnai oleh drama.

Mudah marah

Agresif, kesal, dan mudah marah adalah sifat-sifat yang bisa mengacaukan pernikahan. Bicaralah dengan baik ketika sedang berdebat dan berdiskusi. Tak ada yang diuntungkan dari sebuah kemarahan.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Nmax Socmed Ayo Bandung 160x600