web analytics
Nongkrong Produktif di LO.KA.SI Coffee & Space
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada 01 May , 2018 | 20:30 WIB
Nongkrong Produktif di LO.KA.SI Coffee & Space
Suasana produktif di LO.KA.SI, Jalan Ir. H. Juanda, Bandung. (Eneng Reni/ayobandung)

DAGO, AYOBANDUNG.COM--Tren berbagi kantor atau yang sering disebut co-working space semakin menjamur. Istilah ini terdengar umum bagi para pekerja dinamis, seperti pekerja startup, industri kreatif dan pekerja lepas.

Di Indonesia, tren co-working space baru mulai dikenal sejak November 2010. Waktu itu, co-working space pertama bernama Hackerspace BDG yang didirikan oleh sejumlah anak muda Bandung. Sejak itu, puluhan co-working space mulai bermunculan di kota-kota besar Indonesia. Salah satunya, LO.KA.SI Coffee & Space yang beralamat di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung.

LO.KA.SI menawarkan suasana ruangan lengkap dengan interior yang menarik minat pekerja kreatif, pekerja lepas, hingga pekerja startup untuk bekerja bersama. Desainnya yang minimalis dan kece membikin pekerja nyaman untuk menghadirkan ide-ide kreatif anyar.

AYO BACA : Co-Working Space, Mak Comblang Para Pekerja Dinamis

Event & Community Manager LO.KA.SI, Erdhy Suryadarman, mengatakan bahwa konsep co-working space menjadi wadah penting bagi pekerja kreatif. Soalnya, proyek bersifat kreatif biasanya membutuhkan kolaborasi bersama sejumlah orang.

"Co-working space, khususnya LO.KA.SI, memang sengaja dibuat sebagai ruang kolaborasi dengan harapan bisa mengakomodasi para pekerja industri kreatif dari berbagai macam bidang untuk bersama-sama bertemu dan membuat satu hal yang baru," ungkap Erdy saat berbincang dengan ayobandung belum lama ini.

Didirikan pada November 2017 lalu, LO.KA.SI menyediakan beberapa area seperti kafe, ruang untuk digelarnya acara, co-working space, dan co-office untuk beberapa perusahaan kreatif yang ingin berkantor di sana.

Inisiatif didirikannya LO.KA.SI ini berawal dari keinginan untuk mengakomodasi ruang kumpul bersama bagi awak industri kreatif untuk menghasilkan ide baru.

AYO BACA : Milenial Ubah Budaya Kerja dan Ruang Kantor Masa Kini

"Idenya, kita pengin bagaimana cara bisa membenturkan orang-orang dari berbagai macam segmen ini. Harapannya, itu bukan hanya jadi ruang buat satu grup doang, tapi bagaimana caranya untuk bisa duduk bareng dan bisa bikin suatu output yang baru secara berbarengan," jelas Erdhy.

Saat ini, LO.KA.SI baru mengaktifkan area kafe dan co-office yang dimilikinya. Di areal kafe, para pengunjung dibebaskan untuk nongkrong produktif, mencari ide dan menambah wawasan. Sementara itu, areal co-office kini telah terisi penuh oleh sejumlah perusahaan kecil dari bidang IT, agensi desain, agensi digital dan lain-lain.

"Setiap harinya di sini banyak yang produktif, bertemu klien, ngobrol bisnis, nge-laptop, nugas, skripsian, pokoknya segala macam," beber Erdhy.

Contohnya saja Annisa. Mahasiswi tingkat akhir jurusan bisnis di SBM ITB ini mengaku menginginkan suasana asyik untuk mengerjakan skripsinya di LO.KA.SI.

"Aku milih ngerjain di sini karena suasananya, sih. Soalnya kalau ngerjain di kampus atau di kostan bosan, suasananya gitu-gitu aja, mau cari suasana baru,” aku Annisa.

Senada, seorang pekerja pemasaran dari salah satu hotel di Kota Bandung, Andin, juga memilih LO.KA.SI sebagai meeting point dirinya dengan klien. Alasannya, biar menemukan suasana santai dan cair saat bertemu klien.

“Kalau di kantor kesannya formal banget, tapi kalau ketemu di tempat ngopi bisa sambil santai dan pendekatannya juga lebih enak aja,” kata Andin.

AYO BACA : Pegawai Jangan Lupa Bahagia

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Nmax Socmed Ayo Bandung 160x600