web analytics
Pilkada Serentak 2018 Aroma Pilpres
Oleh Haryadi, pada 17 Apr , 2018 | 15:29 WIB
Pilkada Serentak 2018 Aroma Pilpres
Ilustrasi Pilkada 2018. (Satrio Iman/ayobandung)

JALAN DIPONEGORO, AYOBANDUNG.COM--Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo, mengatakan bahwa Pilkada Serentak 2018 dianggap penuh dengan aroma Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif.

"Meski ada 171 daerah yang menggelar Pilkada, tapi media lebih banyak memberitakan siapa capres dan cawapres," ujar Tjahjo di Gedung Sate, Bandung, Selasa (17/4/2018).

Tjahjo menilai, Pilkada Jabar sangat istimewa karena menjadi daerah potensial yang dibidik capres dan cawapres. Pasalnya, jumlah pemilih di Jabar menjadi yang terbanyak se-Indonesia dengan kontribusi hingga 20% secara nasional.

"Semua ingin menang di Jabar. Meski daerah lain bisa dikuasai, tapi kalau di Jabar kalah maka belum bisa disebut sebagai pemenang," ucap Tjahjo.

Lebih lanjut, Tjahjo menyoroti penyebab korupsi dalam ajang Pilkada, yakni terkait biaya politik tinggi, politik rent seeker, praktik ijon anggaran, serta hedonisme gaya hidup dari pasangan calon kepala daerah.

Tjahjo juga melihat adanya kerawanan korupsi pada perencanaan anggaran. Hal ini dibuktikan sebanyak 89 kepala daerah terjerat kasus rasuah. Adapun area rawan korupsi meliputi dana hibah dan basos, belanja barang dan jasa, serta indikasi jual beli jabatan.

"Kunci pencegahan yakni penerapan e-planning dan e-budgeting," pungkas Tjahjo.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Mio S Socmed Ayo Bandung 160x600