web analytics
Siap-siap Sayonara untuk Sekre Viking Gurame
Oleh Fathia Uqim, pada 17 Apr , 2018 | 17:35 WIB
Siap-siap Sayonara untuk Sekre Viking Gurame
Pintu sekretariat Viking Persib Club, Jalan Gurame. (Fathia Uqim/ayobandung)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM—Taman bernuansa biru di persimpangan Jalan Gurame-Jalan Karapitan itu kini sepi. Padahal, dulu taman itu selalu ramai ditongkrongi para bobotoh. Meski telah dipugar dan dinamai Taman Bobotoh, tapi kini areal itu tak sebiru seperti dulu.

“Tidak pernah lagi saya lihat orang-orang datang ke tempat itu,” kata salah seorang penjaga toilet Taman Bobotoh, Enggang, kepada ayobandung, sepekan waktu lalu. “Dulu kalau Persib main sama Persebaya, bobotoh ngumpul di sini banyak banget. Jadi kalau (Persib) mau main, pasti ngumpul-nya di sini dulu.”

Pengunjung rupanya urung untuk berkunjung. Sepinya pengunjung itu bisa dilihat dari pendapatan Enggang yang menurun drastis selama satu tahun ke belakang. Dari setoran Rp75.000 menjadi Rp60.000 setiap harinya.

Entah apa penyebabnya. Yang jelas, sejak taman tersebut dipugar sejak Juli 2017 lalu dan menjadi lebih resik, pengunjung justru semakin sepi.

Taman itu berlokasi di Jalan Cilentah, Bandung. Berdiri tepat di samping aliran Sungai Cikapundung, taman ini masih jadi tempat berdirinya bangunan Sekretariat Viking Persib Club yang dahulu sangat ikonik.

Namun, sebentar lagi kejayaan akan kesekretariatan VPC di Jalan Gurame yang sangat ikonik itu benar-benar akan sirna. Sebab, pemerintah berencana untuk meratakan kesekretariatan VPC di dalam taman.

“Masak ada bangunan di taman? Kami enggak boleh asal bangun dan membuat sesuatu tanpa melihat estetikanya,” ujar Kepala Bagian Pertamanan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Prasarana Utilitas Pertanahan dan Pertanahan (DPKP3) Kota Bandung, Iwan Sugiono, saat ditemui ayobandung, Jumat (13/4/2018).

Rencana pemugaran taman itu sebenarnya telah muncul sejak 2011 lalu. Lalu, mengapa bangunan kesekretariatan VPC masih saja eksis hingga kini? Untuk itu, Iwan menjadikan minimnya biaya untuk meratakan sebagai alasan. “Perlu anggaran lagi. Jadi belum diratakan,” katanya.

Pemerintah sendiri berencana akan membangun sekretariat anyar untuk VPC di Taman Persib, Jalan W.R Supratman. Namun, rencana tersebut terkendala oleh anggaran yang belum disetujui oleh anggota dewan. “Desainnya sudah dibuat, tapi belum dilaksanakan. Tunggu ke tahap berikutnya,” kata Iwan.

Pembangunan sekretariat sendiri diharapkan bisa dilaksanakan dengan suntikan dana corporate social responsibility (CSR). Beberapa perusahaan, kata Iwan, telah mengajukan diri.

Salah seorang pengurus kesekretariatan VPC, Kris Andieka, menyayangkan rencana pemerataan bangunan sekretariat VPC di Jalan Gurame. Bagaimana tidak? Sekretariat VPC dan Jalan Gurame seolah tak bisa dipisahkan sejak lama. “Kalau dibilang pembangunan sekre itu ku getih mah, emang ku getih (dibangun dengan ‘darah’),” ujarnya.

Entah sampai kapan sekretariat VPC di Jalan Gurame ini dibiarkan semakin berdebu. Yang jelas, Kris berharap semoga ada tempat pengganti yang layak untuk tetap menjaga pendukung Persib sebagai pemersatu Jawa Barat.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Nmax Socmed Ayo Bandung 160x600