web analytics
Lima Hal yang Perlu Diketahui Tentang Kupat Tahu dan Lontong Kari Cicendo
Oleh Fathia Uqim, pada 14 Apr , 2018 | 10:39 WIB
Lima Hal yang Perlu Diketahui Tentang Kupat Tahu dan Lontong Kari Cicendo
Gerai Kupat Tahu dan Lontong Kari Cicendo, Bandung. (Fathia Uqim/ayobandung)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM--Siapa yang belum tahu makanan legendaris ini? Kamu akan menyesal kalau belum pernah mencoba kupat tahu yang rasanya luar biasa ini. Racikannya yang selalu menggunakan bahan berkualitas membuat Kupat Tahu dan Lontong Kari Cicendo ini ludes seketika setiap harinya.

Kupat Tahu dan Lontong Kari Cicendo ini sudah terkenal sejak lama. Nah, buat kamu yang belum tahu banyak tentang kuliner ini, berikut ayobandung rangkum beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang Kupat Tahu dan Lontong Kari Cicendo.

Sebelum jualan kupat tahu dan lontong kari, mereka berjualan nasi rames pada 1950

Awal mulanya, Aan, generasi pertama pengelola warung ini, berdagang nasi rames di Gang Polisi, Cicendo. Pelan-pelan, dia bersama anak perempuannya, Yeyet Rahmawati, berjualan kupat tahu dan lontong kari.

Pada dekade 1980-an, Yeyet diberi mandat oleh sang ayah untuk memegang tonggak kekuasaan gerai kupat tahu dan lontong kari. Lantaran taat pada resep turun temurun, gerai Yeyet selalu diburu konsumen.

Bahan makanan selalu segar

Tak ada kata “disimpan lama”, bahan baku kupat tahu dan lontong kari disiapkan dan diracik hari itu juga. Sejak pukul 03.00 WIB, Yeyet bersama karyawannya telah mulai bersiap untuk berdagang.

Tak hanya itu, lontong khasnya juga dibuat tanpa bahan pengawet. Makanya, lontong buatan Yeyet hanya bertahan 24 jam di luar ruangan.

Beberapa hotel dan instansi menjadi pelanggan lontong buatan Yeyet

Beberapa hotel dan instansi di Bandung biasa membeli lontong buatan Yeyet. Sebab, mereka tahu bahwa lontong buatannya dibuat dari beras khusus yang dirahasiakan oleh si pembuat. Lontong dibuat tanpa pengawet dan zat-zat lain yang membuatnya semakin kenyal. Alhasil, lontong buatannya selalu bertekstur lembut dan enak di perut.

Kupat tahu dibawa ke luar negeri

Pelanggan yang sering bepergian ke luar negeri kerap memesan sarapan kupat tahu dari Yeyet. Sudah hafal, Yeyet selalu gesit membungkusnya agar siap dibawa ke mana saja.

Gerai tutup selama bulan puasa

Jangan harap bisa buka puasa dengan Lontong Kari dan Kupat Tahu Cicendo, ya. Sebab, mereka tidak akan beroperasi selama bulan puasa. Hal itu dimaksudkan supaya Yeyet, keluarga, dan karyawannya khusyuk menjalani ibadah di bulan Ramadan.

Namun, tak jarang pelanggan Yeyet yang merayunya agar membuka gerainya menjelang Maghrib. Meski dirayu, Yeyet tetap menolak. “Takut keburu lelah dan tidak salat Tarawih nantinya,” katanya.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Nmax Socmed Ayo Bandung 160x600