web analytics
Kenali Listeria, Penyakit dari Makanan Terkontaminasi Bakteri
Oleh Mildan Abdalloh, pada 10 Apr , 2018 | 08:21 WIB
Kenali Listeria, Penyakit dari Makanan Terkontaminasi Bakteri
Bakteri listeria. (cgc.gov)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM--Penyakit bisa karena beberapa faktor, salah satunya karena kontaminasi makanan. Sebut saja listeria, penyakit mematikan yang disebabkan oleh konsumsi makanan yang terinfeksi bakteri.

Melansir Boldsky, penyakit bernama latin Listeria monocytogenes ini merupakan salah satu dari banyak penyebab kematian. Orang lanjut usia, wanita hamil, bayi baru lahir, dan mereka dengan kekebalan tubuh yang lemah cenderung rentan terhadap infeksi ini.

Listeria sangat sulit diketahui lantaran gejala yang muncul sangat lambat. Bakteri ini mempunyai masa inkubasi selama 3-70 hari. Gejala umum listeria di antaranya demam, nyeri otot, dan kadang mual serta diare.

Setelah infeksi menyebar dan memengaruhi sistem saraf, penderita bisa saja dilaporkan mengalami gejala lain seperti sakit kepala, kehilangan keseimbangan, leher kaku, dan lain-lain. Sementara pada wanita hamil, gejala yang muncul adalah serupa flu pada umumnya. Namun, gejala itu dapat berisiko untuk janin atau bayi yang baru lahir. Bisa jadi dampaknya adalah keguguran, kematian saat melahirkan, kelahiran prematur, dan infeksi fatal bagi bayi baru lahir.

Telah berulang kali wabah listeria ini muncul dan menyebabkan hilangnya nyawa. Wabah ini sering dikaitkan dengan konsumsi produk susu, terutama keju.

Seseorang mungkin terinfeksi listeria melalui makanan dan cairan yang terkontaminasi. Meski bukan penyakit menular, tapi listeria dapat ditularkan ke bayi baru lahir jika sang ibu diketahui terinfeksi listeria saat hamil.

Orang yang terkena gejala ringan infeksi ini tidak memerlukan perawatan khusus. Jika infeksi itu parah dan serius, maka dapat diobati dengan bantuan antibiotik. Dengan demikian, pengobatan listeria tergantung pada tingkat keparahan infeksi.

Bakteri ini dapat ditularkan ke tubuh kita melalui sayuran yang terkontaminasi bakteri dari tanah atau kotoran yang digunakan sebagai pupuk untuk tanah. Selain ditemukan di tanah dan air, bakteri ini juga dibawa oleh hewan yang dapat mencemari daging dan produk susu.

Makanan olahan seperti keju dan produk yang terbuat dari susu yang tidak dipasteurisasi dapat terkontaminasi bakteri ini. Bakteri juga dapat bertahan hidup di pabrik pengolahan makanan, lantas mencemari daging olahan.

Bagaimana Cara Mencegah Serangan Listeria?

Saat berbelanja, pastikan Anda membawa belanjaan daging dan unggas secara terpisah dari barang-barang lainnya. Simpan semua makanan dengan benar. Listeria dapat tumbuh di lingkungan yang dingin. Jadi, kulkas sebenarnya bisa menjadi tempat potensial untuk perkembangan bakteri ini. Jagalah agar kulkas Anda tetap bersih.

Selain itu, Anda juga perlu menjaga tingkat kebersihan saat memasak dan menangani makanan. Masak makanan setelah mencuci tangan. Pastikan untuk mencuci pisau, talenan, dan alat-alat lain yang digunakan untuk memasak. Penting untuk memasak makanan secara menyeluruh dan juga memanaskan kembali makanan dengan benar. 

Dianjurkan untuk membuang produk kedaluwarsa dan menghindari produk siap makan. Hati-hati saat mengonsumsi produk susu mentah karena kuman listeria lebih mungkin tersembunyi dalam susu mentah yang tidak dipasteurisasi.

Jika Anda mengidap infeksi ini, perhatikan tanda dan gejala dengan lebih baik dan segera hubungi dokter. Perawatan yang cepat dengan antibiotik dapat menyelamatkan jiwa.

Source: Boldsky

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Mio S Socmed Ayo Bandung 160x600