web analytics
Elektabilitas Masih Tertinggi, Emil Tidak akan Takabur
Oleh Arfian Jamul Jawaami, pada 14 Feb , 2018 | 05:36 WIB
Elektabilitas Masih Tertinggi, Emil Tidak akan Takabur

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum atau Rindu menempati peringkat pertama menurut hasil survei dari Indo Barometer terkait Pilgub Jabar 2018 dengan raihan 44,8%.

Raihan tersebut menempatkan elektabiltas pasangan Rindu berada jauh di atas para pesaingnya. Posisi kedua ditempati oleh Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi dengan 27,9%. Sementara pasangan Hasanuddin - Anton Charliyan dan Sudrajat - Akhmad Syaikhu masing-masing meraih 1% dan 0,9%.

"Hasil survei masih baik tapi kami tidak akan takabur. Kalau hasilnya bagus berarti bisa jadi referensi. Tapi kalau jelek berarti harus lebih kerja keras," ujar Emil saat menghadiri pengundian nomor urut Pilgub Jabar di Gedung Youth Center Sport Arcamanik pada Selasa (13/2/2018).

Alih-alih berpuas diri, Emil justru berniat untuk segera tancap gas guna melakukan sosialisasi dengan mengetuk pintu masyarakat di seluruh daerah Jabar. 

"Saya dengan bapak Uu sudah bagi-bagi tugas siang dan malam. Kami kerja selama 120 hari ke depan. Sampai akhirnya pada tanggal 27 Juni 2018 kami bisa meyakinkan warga Jabar untuk memilih pasangan Rindu nomor urut satu," ujar Emil.

Emil juga menekankan akan menggunakan cara kampanye kreatif dan berakhlak dengan tidak menjadikan black campaign sebagai alat. "Tidak akan ada kampanye hitam karena sudah saya ingatkan untuk menang dengan ilmiah dan akhlak," ujarnya.

Rencana Program Kerja
Adapun perihal rencana program kerja yang akan disosialisasikan, pasangan Rindu akan fokus pada permasalahan ketimpangan ekonomi yang terjadi di Jabar. 

Tingkat gini rasio di Jabar memang terbilang tinggi. Hingga September 2017 lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Jabar masih menempati 10 besar sebagai daerah dengan tingkat gini rasio tertinggi di Indonesia. 

Untuk itu pasangan Rindu akan menawarkan program yang fokus pada pembangunan ekonomi desa. Caranya dengan membuat satu desa satu produk sehingga isu ekonomi yang berkembang dapat terserap oleh pasar modern.

"Mulai dari kemampuan daya beli, program satu desa satu produk, agar ekonomi desa setara dengan ekonomi kota," ujar Emil di Gedung Sate Bandung beberapa waktu lalu.

Selain itu, Emil juga akan turut membawa programnya di Kota Bandung yang dianggap berhasil. Namun Emil tidak menampik bahwa dia akan tetap meneruskan program Gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang dipandang baik.

"(Program) yang baik dari bapak Aher akan saya teruskan. Tapi saya punya cara baru. Tiap zaman ada pemimpinnya. Tiap zaman ada problem barunya. Saya mewakili generasi milenial punya cara sendiri untuk membuat Jawa Barat lebih melompat," ujar Emil. 

Emil sendiri akan mulai fokus pada kegiatan kampanyenya terkait Pilgub Jabar pada Kamis (16/2/2018), bertepatan dengan tanggal cuti kerjanya sebagai Wali Kota Bandung. 

"Saya mulai cuti di hari kamis. Jadi besok kerja (sebagai Wali Kota Bandung) terakhir. Di hari Kamis jam 00.00 WIB saya sudah tidak menjabat," tutup Emil.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox Socmed Ayo Bandung 160x600