web analytics
Miliaran Virus Jatuh ke Bumi
pada Feb 09, 2018 | 15:59 WIB
Miliaran Virus Jatuh ke Bumi
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

TURANGGA, AYOBANDUNG.COM – Para ilmuwan takjub mengetahui bahwa jutaan virus beredar di atmosfer. Virus-virus itu tidak terus tinggal di sana, mereka jatuh ke Bumi,

Untuk pertama kalinya, sebuah penelitian ilmiah berhasil menganalisis jumlah virus yang tersapu dari permukaan Bumi. Jumlahnya, hampir miliaran.

Melansir Live Science, sebuah studi anyar oleh para ilmuwan dari University of British Columbia, Kanada, menyebutkan jika lebih dari 800 juta virus per meter persegi berputar-putar di troposfer Bumi. Peneliti menemukan bahwa miliaran virus dan puluhan juta bakteri diendapkan setiap hari.

Ini bisa jadi alasan mengapa virus dapat ditemukan di lingkungan yang sangat berbeda di planet ini. Virus disapu dari titik asal ke lingkungan lain melalui atmosfer.

Untuk melakukan itu, para periset mengamati lapisan batas atmosfer – troposfer – yang terletak di bawah stratosfer, tapi masih cukup tinggi berada di luar jangkauan sistem cuaca. Pada ketinggian sekitar 2.500 – 3.000 meter di atas permukaan laut, virus-virus itu bergerak mengikuti arus udara dan partikel-partikel tanah atau uap dari semburan laut.

Para ilmuwan menemukan banjir mikroba di udara. Satu meter persegi permukaan Bumi bisa dihujani ratusan juta virus dan puluhan juta bakteri dalam satu hari.

“Setiap hari, lebih dari 800 juta virus diendapkan di troposfer. 25 virus untuk setiap satu orang di Kanada,” ujar Pakar Virologi, Profesor Curtis Suttle. Tapi, hujan virus ini tak ada hubungannya dengan penyakit flu. Virus telah ada selama setidaknya 300 juta tahun di Bumi.

Virus adalah mikroba paling banyak di planet Bumi. Seandainya semua virus itu dikumpulkan, maka jumlahnya akan memenuhi area sepanjang 100 juta tahun cahaya.

Beberapa virus seperti influenza dan ebola memang menimbulkan penyakit. Namun, kebanyakan virus hanya bakteri biasa. Meskipun tidak diketahui secara pasti berapa banyak jenis virus yang ada, sekitar 320.000 jenis virus menginfeksi mamalia.

Source: Live Science

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Mio S Socmed Ayo Bandung 160x600