web analytics
Cerita Tantan Berjuang Melawan Cedera
Oleh Andri Ridwan Fauzi, pada Feb 08, 2018 | 10:50 WIB
Cerita Tantan Berjuang Melawan Cedera
Tantan. (persib.co.id)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM -- Masih ingat dengan Tantan? Ya, pemain gempal berjuluk "Bison" ini menjadi bagian vital saat Persib Bandung merengkuh juara Liga Super Indonesia (LSI) 2014 dan Piala Presiden edisi perdana tahun 2015 lalu.

Pemain yang dibesarkan Persikab Kabupaten Bandung dan pernah membela Persitara Jakarta Utara serta Sriwijaya FC ini, sangat dibutuhkan Persib. Terutama saat Maung Bandung menemui kebuntuan, Tantan selalu diturunkan untuk mendobrak lini belakang lawan.

Namun petaka dialami pemain bernomor punggung 82 tersebut, saat bertandang ke Arema FC di Stadion Kanjuruhan, 12 Agustus 2017 dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2017. Tantan dijegal pemain Arema FC, Ahmet Atayev yang menyebabkan kaki kanannya mengalami cedera Posterior Cruciate Ligament (PCL).

Untuk menyembuhkan ceederanya tersebut, Tantan akhirnya naik meja operasi akhir Desember tahun lalu. Usai operasi, dibutuhkan waktu enam bulan untuk memulihkan kondisinya. 

Para bobotoh nampaknya harus bersabar untuk melihat Tantan kembali beraksi menyisir sisi lapangan untuk mengobrak-ngabrik pertahanan lawan. 

Dihubungi ayobandung.com, Kamis (8/2/2018) pagi, Tantan menjelaskan mengenai kondisinya saat ini. Suami dari Lina Marlina ini, rutin menjalani terapi di Rumah Sakit Borromeus, Kota Bandung. 

"Usai operasi, dilanjutkan terapi untuk pemulihan. Seminggu empat kali yakni Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu di Rumah Sakit Borromeus," ujar Tantan.

Tantan mengakui, dia masih merasakan nyeri di lutut kaki kanannya. Sehingga hal tersebut, membuat Tantan tidak leluasa begerak.

"Masih ada rasa sakit di lutut kanan saat berjalan," ungkapnya.

Namun meskipun demikian, progres yang dialami Tantan sudah sangat menggembirakan. Saat ini, dia sudah tidak lagi menggunakan tongkat saat berjalan.

"Kalau tingkot sudah lepas. Sekarang sudah bisa berjalan tanpa tongkat. Tapi lutut kanan masih nyeri," terangnya.

Ayah dari Dzalikha Putry Septialita (11) dan Nadhifa Putry Febrialita (7) menjelaskan, proses penyembuhan cederanya membutuhkan waktu enam bulan. Ia berharap, dalam waktu tersebut dia sudah bisa pulih seperti sedia kala.

"Mudah-mudahan saja, semuanya berjalan baik dan saya bisa cepat pulih," tegasnya. 

 

 

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Mio S Socmed Ayo Bandung 160x600