Yamaha NMax

Cecep Preman Pensiun Gelorakan Isu Antinarkoba

  Jumat, 09 November 2018   Fathia Uqimul Haq
Cecep Preman Pensiun (ayobandung.com/Fathia Uqimul Haq)

AYO BACA : Preman Tobat: Lika-liku Perjalanan Kang Pipit, Si Penunggu Terminal (Bag. 2)

AYO BACA : Preman Tobat: Jatuh-bangun Kang Murad Keluar dari Jerat Dunia Malam (Bag. 1)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Sebagai pegiat kreatif, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengampanyekan hal-hal positif, termasuk mencegah narkoba. Seperti halnya Abenk Marco (34) yang dikenal Cecep dalam sinetron Preman Pensiun.

Sebagai pelakon di industri kreatif, Abenk menyadari semua hal itu didasari dengan agama. Musuh bersama yang nyata, katanya, bukanlah perbedaan pendapat, perbedaan calon pemimpin, atau perbedaan agama melainkan narkoba.

"Justru semua bisa merapat dan bahu-membahu untuk melawan musuh nyata itu lewat narkoba. Dia adalah musuh untuk generasi kita," katanya, kepada Ayobandung.com, Kamis (8/11/2018).

Menurutnya, dasar yang paling kuat untuk memberantas narkoba dimulai dari pemahaman agama. Semua agama, lanjutnya, mengajarkan kebaikan akan diri, sesama, dan lingkungan.  

Ketika dasar keyakinan keagamaan telah kuat, maka orang akan takut melakukan tindakan kejahatan, apalagi mendekati narkoba.

Memilah lingkungan pertemanan pun bisa dilakukan supaya tidak terpengaruh narkoba. Hal ini karena lingkungan menjadi lingkaran yang berpengaruh besar dalam penyebaran narkoba.

"Kami juga bekerja sama dengan BNN untuk sama-sama berkampanye antinarkoba. Karena kami sudah terekspose, maka penyebaran pun bisa jadi salah satu jalan mempermudah pencegahan narkoba," ujarnya.

Pria yang bermain di Sinetron Preman Pensiun yang diawali pada episode 35 ini ingin pegiat kreatif lainnya bisa sama-sama menyeru antinarkoba. Sebab penyebaran di usia produktif menjadi lebih mudah terpapar, apalagi menyoal coba-coba narkoba.

"Janganlah mau dekat apalagi coba-coba.  Sudah mencoba, ketagihan. Otak bisa rusak, generasi rusak, hilanglah semua. Tinggal pilihannya tiga usai mencoba itu, rehabilitasi, sakit, atau mati," pesannya.

AYO BACA : Hidup Pria Ini Berubah Gara-Gara Preman Pensiun

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar