Yamaha NMax

OJK Cabut Izin Usaha BPR Sinarenam Permai Jatiasih Bekasi

  Kamis, 08 November 2018   Nur Khansa Ranawati
Direktur Pengawasan Lembaga Jaminan Keuangan 1, Riza Aulia. (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Sinarenam Permai Jatiasih di Kabupaten Bekasi terhitung sejak Kamis (8/11/2018). Sebelumnya, status PT BPR Sinarenam Permai telah ditetapkan sebagai BPR Dalam Pengawasan Khusus (BPDK).

AYO BACA : OJK Cabut Izin BPR Multi Artha

"Pada pertengahan 2018 tepatnya 25 Juli 2018, BPR Sinarenam Permai telah ditetapkan dalam status pengawasan dengan pertimbangan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)-nya kurang dari 0% atau minus 3.9%," jelas Direktur Pengawasan Lembaga Jaminan Keuangan 1, Riza Aulia dalam konferensi pers yang diselenggarakan di kantor OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat, Kamis (8/11/2018). 

AYO BACA : Hati-hati, 227 Entitas Fintech Tak Kantongi Izin OJK

Status tersebut diberikan agar para pengurus atau pemegang saham perusahaan terkait segera melakukan upaya penyehatan. "BPR Sinarenam Permai diberi kesempatan untuk memperbaiki kinerjanya sampai 25 September 2018," jelas Riza.

Namun, hingga batas waktu tersebut, upaya yang dilakukan pengurus dan para pemegang saham untuk menormalkan operasi dengan rasio KPMM minimal 8% tidak terealisasi. Akibatnya, OJK mencabut izin usaha BPR tersebut setelah memperoleh pemberitahuan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Dengan pencabutan tersebut, LPS selanjutnya akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

AYO BACA : OJK: Industri Asuransi Tumbuh Pesat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar