Yamaha NMax

Kelakuan Mourinho yang Membuat Pendukung Juventus Geram

  Kamis, 08 November 2018   Andres Fatubun
Ekspresi Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, setelah laga melawan Juventus pada Kamis (8/11/2018) dini hari. (skysports)

TURIN, AYOBANDUNG.COM--Kelakuan Pelatih Manchester United Jose Mourinho di akhir pertandingan saat melawan Juventus pada Kamis (8/11/2018) dini hari memicu kemarahan pendukung Si Nyonya Tua.

Mou yang sudah tahu timnya bakalan menang, masuk ke lapangan begitu wasit Ovidiu Hategan asal Rumania membunyikan peluit panjang.

Pria asal Portugal tersebut kemudian mendekatkan tangan kanannya ke telinganya dengan bibir yang tersungging. Gayanya itu memanas-manasi pendukung Juventus yang sepanjang pertandingan menghinanya.

AYO BACA : Bertandang ke Juventus, Manchester United Sukses Balaskan Dendam

Publik Turin semakin geram dengan aksi Mourinho itu dan balas kembali menghinanya.

Kapten Juventus Leonardo Bonucci yang berada dekat Mou pun ikut terpancing. Ia langsung mendekati Mou dan memintanya segera keluar lapangan. Mou dan Bonucci sempat berdebat singkat sebelum dipisahkan Kapten Manchester United Ashley Young. 

Mou pun akhirnya menepi dan masuk ke lorong menuju ruang ganti pakaian.

AYO BACA : Hasil Pertandingan Liga Champions Kamis Dini Hari Diwarnai Hujan Gol

Dalam konferensi pers usai laga, Mou mengaku menyesal telah melakukan tindakan itu. 

"Seharusnya saya tidak melakukan itu, tapi mereka (pendukung Juventus) menghina saya, keluarga, dan Inter selama 90 menit. Itulah alasan mengapa saya melakukannya," jelasnya.

Tensi panas antara Mourinho dengan pendukung Juventus sebelumnya terjadi di laga pertama ketika United menjamu Juventus akhir September lalu. Mou mengacungkan tiga jari ke arah Juventini sebagai simbol ia pernah memenangkan tiga gelar sekaligus dalam satu musim ketika melatih Inter Milan.

Mourinho memang musuh nomor 1 bagi pendukung Juventus. Hal itu karena rivalitas kedua klub ketika Mou membesut Inter di musim 2008-2010. Selama tiga musim tersebut, Mourinho nyaris menyapu bersih semua gelar domestik. Di musim terakhirnya, Mourinho bahkan sukses mempersembahkan gelar treble Liga Champions, Seria A, dan Coppa Italia.

AYO BACA : Data dan Fakta 30 Kecamatan di Kota Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar