Yamaha Aerox

ITB Kembangkan Katalis Produksi Dalam Negeri

  Kamis, 11 Oktober 2018   Nur Khansa Ranawati
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir didampingi pihak TRK ITB dan Pertamina secara simbolik menyerahkan 17 ton katalis untuk keperluan industri di Laboratorium TRK ITB, Kamis (11/10/2018). (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir meresmikan program penguatan inovasi katalis, Industri-Katalis Pendidikan, di Laboratorium Teknik Reaksi Kimia (TRK) ITB, Kamis (11/10/18).

Program tersebut menyokong para mahasiswa dan dosen program studi Teknik Kimia ITB untuk berinovasi menciptakan katalis produksi dalam negeri untuk kepentingan komersil.

Selama ini, katalis--zat yang mempercepat laju reaksi kimia pada suhu tertentu--selalu didatangkan dari luar negeri. Sebelum berhasil dimanfaatkan sejumlah industri dan perusahaan di Indonesia, inovasi katalis ITB tersebut didahului oleh serangkaian penelitian eksploratif sejak 25 tahun lalu.

AYO BACA : Menristekdikti: Mahasiswa Universitas Tadulako Belajar Jarak Jauh

Penelitian tersebut juga disokong sejumlah industri dan perusahaan, salah satunya Pertamina. Enam paten katalis sedang disiapkan oleh ITB. Di 2018 ITB janji menghasilkan satu katalis PK-230 dengan Pertamina, kami meminta menteri untuk memberikannya pada kilang RU IV di Cilacap, ungkap Kepala Laboratorium TRK ITB Subagjo.

Beberapa produk katalis yang berhasil dikomersilkan tersebut di antaranya adalah adsorben pembersih gas alam yang dinamai PIMIT-B1, hingga hasil sintesis katalis untuk membuat bensin dan bahan kimia dari minyak kelapa sawit.

Senior Vice President Research & Technology Center (RTC) Pertamina Herutama Trikoranto menyatakan katalis tersebut telah dimanfaatkan untuk proses produksi di Pertamina. Ini sudah diimplementasikan di hampir seluruh kilang Pertamina, ungkapnya.

Pada kilang-kilang tersebut, katalis ITB di antaranya telah dipakai untuk proses NHT, DHDT, dan NHDT. ITB juga akan membawa beberapa katalis untuk produksi bahan bakar nabati dari minyak nabati untuk diuji-cobakan di beberapa unit komersial milik Pertamina.

AYO BACA : Kunjungan Kerja Menristekdikti

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar