Yamaha Lexi

Yulia, Korban Tertabrak Truk Butuh Biaya Pengobatan

  Kamis, 11 Oktober 2018   Nur Khansa Ranawati
Yulia ketika mendapat perawatan di rumah sakit. (Dok. Maulana Adi).

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Yulia (38) beserta anak perempuannya Raisa Sania Muslimah (15) mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Peta, Sabtu (6/10/2018).

Yulia hendak mengantar anaknya sekolah menggunakan motor ketika di area putaran balik, sebuah truk pengangkut barang berbelok secara mendadak. 

Yulia yang tidak sempat mengerem motornya lantas tertabrak. Badan dan wajahnya diduga langsung menghantam badan truk. Anaknya terjatuh dan pingsan. 

Menurut keterangan adiknya, Maulana Adi, hasil pemeriksaan dokter menyatakan Yulia mengalami patah di bagian lengan, punggung, dan sejumlah tulang pinggul, serta wajahnya retak. 

"Wajahnya juga memar besar sekali," ungkapnya kepada Ayobandung.com, Kamis (11/10/2018). 

AYO BACA : Kreatif, Cara Unik Santri MA Persis Manbaul Huda Punya di Hari Tanpa Bayangan

Sementara, anaknya yang duduk di bangku kelas 10 SMA tersebut mengalami luka sobek di bagian dagu dan saat ini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. 

Maulana mengatakan, setelah tabrakan, kondisi Yulia kritis dan saat ini masih dirawat di sebuah rumah sakit. Kakaknya tersebut telah mendapat sejumlah prosedur medis termasuk CT scan. Namun, ia masih memerlukan tindakan operasi yang memakan biaya besar. 

"Untuk operasi dan pascaoperasi kurang lebih butuh Rp70 juta. Untuk biaya CT scan dan perawatan sampai saat ini sudah dibantu Jasa Raharja sebesar Rp20 juta," ungkap Adi. 

Sebelumnya, ia telah mencoba untuk menggunakan BPJS, namun sang kakak dinyatakan tidak terdaftar. 

Hingga saat ini, dirinya dan keluarga hanya mampu membayar uang muka operasi senilai Rp15 juta. 

AYO BACA : Bandung Pisan: Silsilah dan Sejarah Asep Berlian

"Kalau dikumpul-kumpul uang kami cukuplah untuk bayar DP. Tapi ya setelah itu bagaimana," ungkapnya. 

Untuk meringankan biaya operasi, Maulana dan keluarga korban berencana untuk merujuk Yulia ke Rumah Sakit Hasan Sadikin. 

"Ya karena faktor biaya, agar lebih meringankan. Tapi sekarang masih diurus, kalau tidak memungkinkan berarti harus tetap di Immanuel," jelasnya. 

Untuk mengumpulkan dana operasi tersebut, dirinya telah membuka akun penggalangan dana di kitabisa.com sejak beberapa hari lalu. 

Sampai berita ini ditulis, donasi yang terkumpul baru mencapai Rp1,7 juta dari total Rp70 juta. 

Maulana berharap ada pihak yang berkenan meringankan beban kakaknya yang single parent dari tiga anak tersebut. 

"Mudah-mudahan ada pihak yang mau membantu meringankan masalah biaya, baik dari bantuan pemerintah maupun individu," harapnya. 

Akun penggalangan dana untuk kesembuhan Yulia dapat diakses di kitabisa.com/tolongbuyulia. Anda juga dapat langsung menghubungi Maulana Adi melalui nomor 0812-2433-3124. 

AYO BACA : Yamaha Perkenalkan Generasi Baru R25 dan R3

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar