Yamaha Aerox

Curhatan Para Bobotoh yang Terpaksa jadi Bonjovi

  Selasa, 09 Oktober 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Wali Kota Bandung, Oded M Danial. (IG @mangoded_md)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Wali Kota Bandung, Oded M Danial dalam akun Instagram resminya pada Selasa (9/10/2018) menuliskan keinginannya untuk menyaksikan langsung laga Persib melawan Madura United di stadion.

Namun apa daya, semenjak Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi untuk Persib, bobotoh untuk sementara waktu terpaksa harus menjadi bonjovi (bobotoh anu lalajo di televisi). Hal tersebut pun berlaku bagi para pejabat publik seperti Oded.

“Kahoyong mah nyetadion deui nya? Sing salabar, Mang Oded ge akan selalu menanti untuk itu (Kepengin mah ke stadion lagi ya? Semoga sabar, Mang Oded juga akan selalu menanti untuk itu),” begitu tulis Oded dalam keterangan fotonya.

Sebagaimana diketahui, Komdis PSSI memberikan sanksi kepada Persib setelah insiden meninggalnya seorang suporter Persija saat big match Persib versus Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada akhir September 2018.

Tim Maung Bandung harus menjalani laga ‘usiran’ sebab Persib mendapatkan hukuman larangan bermain di Pulau Jawa hingga akhir musim ini. Bobotoh pun dilarang nyetadion sampai tengah musim 2019.

Bukan waktu yang sebentar, itu berarti selama hampir satu tahun bobotoh terpaksa cuma menjadi bonjovi. Tidak ada lagi semarak koreo yang kreatif, tidak ada lagi yel-yel serta lagu penyemangat bagi tim kesayangannya ini.

Salah seorang bobotoh asal Cijambe, Hadad Makariem, mengaku kecewa tidak bisa menonton langsung Persib di lapangan. Padahal nyetadion sudah menjadi ritual yang wajib dilakukannya jika Persib akan berlaga.

“Ya mau bagaimana lagi? Kan hukuman sudah dijatuhkan. Harus bersabar sampai pertengahan tahun depan artinya kalau mau nonton lagi Persib di lapangan,” katanya Selasa (9/10/2018)

Aim tidak bisa menyembunyikan rasa kesalnya kepada oknum bobotoh yang melakukan tindakan pengeroyokan pada salah seorang anggota the jakmania, Haringga Sirila, yang mengakibatkan hilangnya nyawa pemuda asal Cengkareng itu.

Menurutnya jika para oknum bisa menahan emosinya dan tidak membuat tindakan main hakim sendiri, maka akan lain ceritanya. Mungkin hari ini Aim serta bobotoh lainnya sudah duduk manis di bangku tribun menunggu tim kesayangannya bertanding.

AYO BACA : Ini Pesan Legenda Persib Jelang Laga Maung Bandung Lawan Madura United

“Pasti kesal. Masih kesal banget sama mereka (oknum pelaku pengeroyokan) sampai sekarang. Apalagi Persib sedang berada di tren yang positif. Belum lagi keputusan dari PSSI yang seakan tebang pilih. Seperti ingin menghalangi Persib menang,” tuturnya.

Hal yang kurang lebih sama dirasakan oleh Muhamad Andika Saladin, bobotoh asal Sukajadi. Dika begitu sapaan akrabnya, merasa kecewa pada hukuman yang diberikan oleh Komdis PSSI kepada Persib.

Dia menyayangkan pihak Komdis PSSI yang menurutnya tidak melakukan investigasi lebih dalam terkait tewasnya Haringga. Sehingga memberikan hukuman yang dirasa tidak adil bagi tim Maung Bandung.

“Hukumannya memang tidak adil. Melarang bobotoh hadir artinya mengurangi pemasukan tim juga kan,” ucapnya saat dihubungi ayobandung.

Dirinya berharap banding yang sedang diajukan oleh pihak manajemen Persib bisa membuahkan hasil yang baik. Dia menginginkan hukuman bagi Persib direvisi agar bobotoh seperti dirinya bisa kembali nyetadion.

“Bobotoh itu kan pemain ke 12. Jadi motivasi terbesar untuk pemain juga. Saya juga yakin kalau bobotoh sejati itu tidak akan berbuat yang macam-macam. Karena kalau yang benar cinta Persib dia bakal berlaku secara sportif,” paparnya.

Untuk sementara waktu, baik Aim dan Dika harus berpuas diri menyaksikan timnya hanya melalui layar televisi. Butuh waktu hingga pertengahan tahun depan untuk mereka bisa kembali mengenakan jersey kebangsaan Persib dan bernyanyi yel-yel penyemangat di tribun.

Meski demikian, keduanya pun tetap mendoakan yang terbaik bagi tim kesayangannya ini, meski Persib bermain jauh dari kandangnya. Mereka selalu optimistis Persib bisa mempertahankan tiga poin di kondisi yang sulit seperti ini.

Bahkan Wali Kota Bandung, Oded M Danial, masih dalam unggahannya di Instagram, meminta para bobotoh untuk tetap tenang dan mendukung Persib dengan cara yang sportif.

“Atuh ka para bonjovi nu karasep, gareulis, sing fokus ngadukungna nya. Ngadukung penuh dengan kebaikan. Omat tiga rakaat heula. Bismillah doakeun tiga poin akan Persib bawa pulang. 2-0 untuk Persib satuju? (Kepada para bonjovi yang cakep, yang cantik, semoga fokus mendukungnya. Mendukung penuh dengan kebaikan. Ingat tiga rakaat dulu. Bismillah berdoa tiga poin akan Persib bawa pulang. 2-0 untuk Persib setuju?)” tulis Oded pada akhir keterangan fotonya.

AYO BACA : Manajemen Persib Bakal Ajukan Banding Atas Sanksi Komdis PSSI

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar