Yamaha Aerox

Korban Tewas Gempa Sulteng Tembus 2.002 Orang

  Selasa, 09 Oktober 2018   Adi Ginanjar Maulana
Grafis Gempa.(Attia)

PALU, AYOBANDUNG.COM—Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Donggala dan Palu Sulawesi Tengah mencapai 2.002 orang, Selasa (9/10/2018).

Perkembangan informasi penanganan tanggap darurat bencana gempa dan tsunami Sulteng pada Posko Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di Palu menyebutkan dari korban meninggal dunia itu sebagian dikuburkan secara massal dan sebagian oleh keluarganya masing-masing.

Korban meninggal dunia yang telah dikuburkan secara massal di Poboya sebanyak 864 jenazah, di pemakaman massal Pantoloan 35 jenazah, dan di pemakaman massal di Donggala 35 jenazah.

AYO BACA : Bupati Bandung Minta Warga Jangan Percayai Hoaks Gempa Sesar Lembang

Korban meninggal dunia yang telah dimakamkan oleh keluarganya masing-masing sebanyak 1.068 jenazah.

Sementara korban luka-luka mencapai 4.084 orang, korban hilang 671 orang.

Rumah rusak akibat gempa yang terjari pada Jumat (28/9/2018) lalu sebanyak 67.310 unit tersebar di Kota Palu sebanyak 65.733 unit, di Kabupaten Sigi 897 unit, dan di Kabupaten Donggala 680 unit.

AYO BACA : Ini Penjelasan Ahli soal Potensi Gempa Sesar Lembang

Masyarakat yang mengungsi terdata sekitar 74 ribu orang.

Tim satgas evakuasi dari Kogasgabpad pada Selasa ini masih melanjutkan kegiatan pencarian dan evakuasi korban.

Proses pencarian dan evakuasi korban dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (11/10/2018).

Selain mencari korban, maka tim juga terus membuka akses jalan pada lokasi-lokasi yang terisolasi.

Kogasgabpad juga terus memulihkan perekonomian masyarakat.

AYO BACA : Penyebab Gempa Bumi di Bandung Barat pada Kamis Dini Hari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar