Yamaha Aerox

Dolar Menanjak, Saatnya Membeli Produk Dalam Negeri

  Senin, 08 Oktober 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Seorang petugas penukaran mata uang asing menunjukan dollar AS. (Ramdhani/Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar kembali melemah pada awal pekan ini. Rupiah semakin anjlok ke angka 15.232 per dolar AS.

Menurut pengamat ekonomi Asep Effendi, momen ini dapat digunakan oleh masyarakat agar semakin melirik produk asli dalam negeri.

Dia berpesan kepada masyarakat untuk menahan perilaku konsumtifnya. Pasalnya ketika nilai rupiah turun, otomatis harga akan semakin mahal jika dikonversi ke dalam rupiah.

AYO BACA : Pelemahan Rupiah Terhadap Dollar

“Ketika nilai rupiah anjlok, saatnya semua berhemat dengan tidak dulu membeli produk luar dan beralih kepada produk dalam negeri,” katanya, Senin (8/10/2018)

Hal tersebut, menurutnya juga sebagai upaya untuk memajukan usaha kecil menengah (UKM). Dia menjelaskan UKM bakal menjadi alternatif tombak perekonomian di saat nilai mata uang asing menanjak.

Selain itu, dia berujar para pelaku bidang UKM juga bisa menggunakan kesempatan ini untuk mendorong kegiatan ekspor.

AYO BACA : Dolar Naik Terus, Pembuat Tahu Menjerit

“Harga komoditas yang dianggap lebih murah otomatis bisa menaikkan daya jual bagi konsumen asing,” tuturnya.

Bukan hanya bidang UKM, industri pariwisata juga menjadi hal penting yang dapat dijadikan sebagai cadangan devisa negara.

“Mengingat setiap daerah memiliki banyak potensi, mulai dari wisata, budaya, dan kesenian. Seharusnya menjadi momentum para pelaku di industri ini untuk menawarkan daya tariknya,” ucapnya.

Masyarakat juga masih bisa menyisihkan pundi rupiah melalui beberapa bentuk investasi. Selain di bidang pariwisata, bisnis aset seperti properti dan emas, menurut Asep tetap banyak dilirik oleh masyarakat.

“Untuk investasi emas atau properti itu kan bisa dilakukan kapan saja. Lebih sebagai bentuk penyimpanan. Sebab harga properti atau emas cenderung stabil atau malah bisa mengalami peningkatan pada saat-saat tertentu,” pungkasnya.

AYO BACA : Rupiah Melemah, Ini yang Bisa Warga Lakukan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar