Yamaha Aerox

Jamaah Akhirnya Selamat dari Hukuman Mati Kerajaan Arab Saudi

  Kamis, 04 Oktober 2018   Rizma Riyandi
Jamaah bertemu dengan Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh abegebriel, Kamis (4/10/2018). (Dok. KBRI Riyadh)

AYO BACA : Yuk, Cobain Nikmatnya Mie Tektek Juki

AYO BACA : Aksleran Jadi Opsi Alternatif Pembiayaan UKM

RIYADH, AYOBANDUNG.COM--KBRI Riyadh akhirnya berhasil menyelamatkan Jamaah binti Sarikan Diman asal Desa Teluk Batang, Kecamatan Kayong Utara, Ketapang, Kalimantan Barat.

Sebelumnya, kepolisian Arab Saudi menangkap yang bersangkutan pada 3 Februari 2010 karena tuduhan melakukan praktik sihir yang mengakibatkan anak majikan menderita sakit permanen.

"Awalnya, majikan Jamaah menuntut ganti rugi materil sebesar SAR 1.080.000 setara Rp3,8 (miliar) karena anaknya lumpuh akibat disihir oleh Jamaah. Namun kemudian majikannya mengubah tuntutan menjadi qisas (hukuman mati)," ujar Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh abegebriel, Kamis (4/10/2018).

Beruntungnya, di sidang ke delapan belas pada 12 September 2018, Pengadilan akhirnya menolak tuntutan majikan dan membebaskan Jamaah. Atase Hukum KBRI, Muhibuddin, melakukan penjemputan Jamaah binti Sarikan dari penjara dan diantar ke KBRI Riyadh.
 
Agus pun menyambut kedatangan Jamaah dan memberikan ucapan selamat. Ucapan selamat juga diberikan oleh para prajurit TNI yang sedang bertugas di Arab Saudi dengan dikomandani oleh Atase Pertahanan KBRI Riyadh, Brigjend Drajad Brima Yoga.

Dalam pesannya, Agus menegaskan, KBRI Riyadh berkomitmen untuk tidak membiarkan WNI sendirian menghadapi proses hukum, terutama WNI yang diancam hukuman mati. Pasalnya, pendampingan kasus-kasus HPC (High Profile Case) yang terancam hukuman mati menjadi prioritas utama.

"Jamaah saat ini sudah berada di rumah singgah Ruhama (Rumah Harapan Mandiri) KBRI di Riyadh, bergabung dengan para ekspatriat Indonesia lainnya yang belum beruntung, menunggu proses pemulangannya yang agar segera diselesaikan oleh KBRI," kata Agus.

AYO BACA : Dianggap Mencemarkan Kota Bandung, KNPI Minta Penyebar Hoax Minta Maaf

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar