Yamaha Aerox

Waspada, Ada Penipuan Call Center Pajak

  Kamis, 27 September 2018   Dadi Haryadi
Seorang wajib pajak melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) Tahunan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP). (Reno Esnir/Antara)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meminta masyarakat waspada penipuan yang mengatasnamakan sebagai call center DJP.

Direktur Penyuluhan Pelayanandan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan ada penipuan yang mengatasnamakan sebagai call center DJP yang meminta informasi kepada masyarakat berupa data Nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Identitas lain.

AYO BACA : Kanwil DJP Jabar 1 Dorong UMKM Naik Kelas

“Bersama ini, Ditjen Pajak menyampaikan penegasan bahwa kami tidak melakukan permintaan informasi Nomor Kartu Tanda Penduduk dan identitas lain kepada masyarakat melalui call center pajak,” ujarnya seperti dalam surat keterangan resmi yang diterima ayobandung.com, Kamis (27/9/2018).

Dia menjelaskan DJP memiliki saluran komunikasi berupa Contact Center bernomor (021) 1500200, yang biasa disebut Kring Pajak. Contact Center ini menyampaikan informasi dan program serta layanan perpajakan kepada masyarakat.

AYO BACA : KPP Madya Bandung Sosialisasikan Insentif Pajak

DJP, lanjut Hestu, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai upaya penipuan yang mengatasnamakan Ditjen Pajak. “Apabila mendapatkan pertanyaan terkait perbaikan data Wajib Pajak, diharapkan untuk segera menghubungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat,” katanya.

Menurutnya, masyarakat/Wajib Pajak yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai atau seputar perpajakan dan berbagai program dan layanan yang disediakan Ditjen Pajak dapat dilihat pada www.pajak.go.id atau hubungi Kring Pajak di 1500200.

“Semoga penegasan yang kami sampaikan dapat memberikan kejelasan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

AYO BACA : bjb T-Samsat Jawab Wacana Penghapusan Kendaraan Tidak Bayar Pajak

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar