Yamaha Lexi

Mahasiswa ITB Kembangkan Robot Pengintai Militer Berbentuk Kecoa

  Minggu, 23 September 2018   Rizma Riyandi
Institut Teknologi Bandung (ITB)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB, Muhammad Hablul Bary, mengembangkan robot pengintai yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan militer. Uniknya, robot ini memiliki bentuk yang tidak lumrah, yakni kecoa.

"Kita kembangkan robot berbentuk kecoa untuk mata-mata yang bisa merekam dan menyadap," ujar Bary di Kampus ITB Bandung, belum lama ini.

Ia mengatakan pengembangan robot kecoa ditujukan bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Intelejen Negara (BIN), maupun militer untuk tugas penyadapan.

Sebelum menentukan bentuk, terdapat beberapa opsi pengembangan robot, apakah yang bisa terbang atau yang mengendap di tanah. Namun karena dianggap banyak mengalami kendala, maka bentuk kecoalah yang dipilih.

Saat ini, robot kecoa masih dalam pengembangan tahap awal. Ia bersama timnya tengah melakukan percobaan di sisi perekaman serta penyempurnaan gerak.

"Kemarin kita tes kamera dan jalan bisa dua jam, jangkauannya masih lokal atau jangkauan wifi," kata Bary.

Adapun untuk satu pengembangan robot, memerlukan biaya hingga Rp 250 juta. Dana yang digunakan pun berasal dari Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB.

Menurut Barry, penciptaan robot kecoa cukup kompleks, terutama di sisi kompomen yang digunakan. Saat ini, masih mengandalkan komponen luar negeri.

Pengembangan akan terus dilakukan bahkan akan bekerja sama dengan BIN untuk menciptakan robot pengintai yang sempurna. Di sisi lain, perbaikan ukuran pun akan dilakukan, karena saat ini bentuknya mencapai tiga kali dari kecoa sungguhan.

"Baru kita coba akses kamera dan jalanin robot, bisa kita remote. Tujuan kita ditampilkan dalam beberapa platform, komputer, tab, android, dan sebagainya. Tapi yang kita hasilkan baru web di komputer," kata Barry. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar