Yamaha Aerox

Begini Cara Mengatasi Ruam Liur pada Bayi

  Kamis, 20 September 2018   Rizma Riyandi
ruam liur pada bayo (hellosehat.com)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Bayi seringkali mengeluarkan air liur. Lantas, air liur yang menempel pada kulit bayi lama-lama bisa menimbulkan ruam. Kondisi ini disebut juga dengan drool rash atau ruam air liur.

Menurut ahli kesehatan, dr. Damar Upahita, Ruam air liur sering muncul pada usia kurang lebih 15 sampai 18 bulan. Bukan hanya di dagu dan sekitar mulut, ruam ini bisa juga muncul di pipi, lipatan leher, dan dada bayi.

Ruam akibat liur ini biasanya muncul memerah dengan bentuk benjolan merah kecil. Terkadang bisa juga ruam ini berbentuk bercak merah dan terasa gatal. "Ruam ini sangat menyakitkan dan mengganggu kenyamanan kulit bayi," kata dokter Damar, Kamis (20/9/2018).

AYO BACA : Hal yang Perlu Diketahui soal Pijat Bayi

Maka, untuk mengatasinya, dua hari sekali kita mesti membersihkan area ruam dengan air hangat. Namun, jangan digosok. Gunakan kain bersih dan lembut yang cocok untuk kulit sensitif bayi. 

Hindari menggosok karena bisa membuat iritasi semakin parah dan bikin gatal. Setelah dibersihkan, pastikan kulit bayi Anda benar-benar kering.

Selanjutnya, oleskan salep pereda ruam seperti Aquaphor atau petroleum jelly. Salep ini bisa menenangkan kulit yang sedang iritasi dan menjadi penghalang antara kulit bayi dengan air liurnya yang mungkin keluar lagi.

AYO BACA : Bayi Ini Lahir dengan Tubuh Mirip Putri Duyung

"Saat mandi, pastikan Anda menggunakan sabun atau sampo yang tidak beraroma dan ringan untuk kulit bayi," ujar Damar.

Kemudian, gunakan losion bayi yang lembut dan nonparfum pada kulit bayi yang mengering akibat air liur. Namun, jangan berikan losion pada area yang sudah menjadi ruam. Untuk kulit yang sudah muncul ruam, sebaiknya setelah mandi langsung dikeringkan dengan lembut, lalu dioleskan salep Aquaphor atau petroleum jelly.

Selain kedua salep itu, Anda bisa membeli salep di apotik yang lebih paten yakni krim hidrokortison yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Akan tetapi, ikuti aturan penggunaannya dengan baik.

Namun, jika Anda ragu, sebaiknya konsultasikan ke dokter berapa lama penggunaannya dan seberapa banyak yang harus dioleskan.

Hal terpenting ketika menangani ruam air liur, pastikan area tersebut selalu bersih karena ruam akan lebih mudah mengalami infeksi bila kena bakteri atau kuman.

Pastikan tidak menggunakan deterjen yang mengandung wewangian untuk baju bayi, seprei, dan peralatan kain bayi lainnya. Terutama selama buah hati masih mengalami ruam.

AYO BACA : Bayi Batuk, Flu atau Kembung Baby Spa Aja

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar