Yamaha Aerox

Australia Geger dengan Temuan Jarum dalam Buah Stroberi

  Selasa, 18 September 2018   Andres Fatubun
Ilustrasi buah stroberi. (canadiansavingsgroup)

SYDNEY, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Australia meminta aparat kepolisan dan dinas terkait untuk segera melakukan investigasi atas temuan jarum jahit dalam buah stroberi. Aksi kejahatan tersebut telah memicu kecemasan di seluruh Negeri Kangguru. 

Dilansir dari BBC, buah stroberi yang sudah "terkontaminasi" tersebut ditemukan di enam negara bagian. Kementerian Kesehatan Australia menyatakan aksi kejahatan tersebut sebagai tindakan kriminal keji.

Sejauh ini, tindakan keji tersebut sudah memakan satu korban. 

AYO BACA : 10 Makanan yang Paling Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes

Untuk mengantisipasinya, pemerintah menarik sejumlah merek dagang stroberi. Merek yang ditarik yakni Berry Obsession, Berry Licious, Love Berry, Donnybrook Berries, Delightful Strawberries, dan Oasis.

Sementara Selandia Baru menghentikan sementara pasokan stroberi dari Australia. Dua distributor terbesar yang menghentikan impor stroberi dari Australia adalah Countdown dan Foodstuffs. 

Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt, memerintahkan Otoritas Keamanan Makanan dan pemerintah Selandia Baru untuk lebih waspada dan segera mencari pelakunya.

AYO BACA : Forum Digital Indonesia Australia Ciptakan Peluang bagi Pelaku Start Up

"Ini kejahatan yang keji dan serangan yang sengaja diarahkan pada publik," jelasnya.

Temuan jarum dalam stroberi ini pertama kali ditemukan di Queensland pekan lalu. Kemudian menyebar ke New South Wales, Victoria, kawasan Ibu Kota Australia, kawasan selatan Australia dan Tasmania.

Pemerintah negara bagian Queensland bahkan akan memberikan hadiah sebesar Rp1 milar kepada siapapun yang memberikan keterangan pelaku kejahatan tersebut.      

Para pedagang menduga menyebarnya aksi jahil tersebut dilakukan oleh pegawai yang merasa dikecewakan. Namun polisi enggan mengambil kesimpulan tersebut dan masih melakukan penyelidikan.

Pedagang juga meminta polisi segera menemukan pelakunya karena kasus ini menyeruak di tengah musim panen.

Penjualan stroberi di Australia sendiri mencatatkan penghasilan A$130 juta atau Rp1,39 triliun per tahun 

AYO BACA : Indonesia dan Australia Jalin Kemitraan Strategis di Bidang ICT

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar