Yamaha Lexi

Bupati Bandung Minta Menpan Tinjau Ulang Aturan Pendaftaran CPNS

  Jumat, 14 September 2018   Mildan Abdalloh
Bupati Bandung Dadang M Naser. (Dok Humas Pemkab Bandung)

AYO BACA : Bupati Bandung: P2WKSS Lahirkan Masyarakat Kreatif

SOREANG, AYOBANDUNG.COM-- Bupati Bandung Dadang M Naser meminta Menpan RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi) meninjau ulang aturan pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) untuk Honorer Kategori dua (K2).

Dadang menyebut aturan tersebut memberatkan bagi honorer K2 yang mana dalam Permenpan RB no 36 tahun 2018 menyebutkan syarat untuk mendaftar sebagai CPNS bagi Honorer K2 berusia maksimal 35 tahun.

Adanya aturan tersebut membuat guru honorer di Kabupaten Bandung melakukan protes dan menolak Permenpan) 38 tersebut.

"Saya berharap Kemenpan RB mempertimbangkan kembali pembatasan usia pendaftaran CPNS honorer K2 ini," tutur Dadang, Jumat (14/9/2018).

Sebagai pegawai yang telah mengabdi puluhan tahun, kata Dadang, para honorer K2 sudah selaiknya diberi penghargaan dengan cara mengangkatnya menjadi PNS. Namun, bagi yang telah berusia lanjut, harapan menjadi PNS terbentur oleh aturan tersebut.

Di Kabupaten Bandung sebagian besar honorer K2 berusia antara 33-40 tahun, dengan aturan tersebut akan banyak honorer yang harus menelan ludah untuk bis diangkat menjadi PNS.

"Jika tidak direvisi atau tidak diubah, Kabupaten Bandung akan menunda formasi penerimaan CPNS dari jalur umum. Jadi, saya harap untuk Kabupaten Bandung saya mohon tidak dibatasi usia," ujarnya.

Kabupaten Bandung tahun ini mendapat kuota CPNS sebanyak 530 orang, untuk formasi K2 hanya 128 orang, sisanya merupakan jalur formasi umum.

"Mengingat banyaknya keluhan, Kabupaten Bandung hanya akan menerima dari jatah K2 saja. Untuk alokasi umum ditunda dulu," katanya.

AYO BACA : Bupati Bandung Minta Pengamanan Hutan Diperkuat, Ini Alasannya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar