Yamaha Lexi

Pegiat Kopi Jabar Semarakkan Ngopi Bareng KAI #2

  Senin, 10 September 2018   Fathia Uqimul Haq
Pegiat kopi Jabar memberikan penjelasan kepada seorang pengunjung acara Ngopi Bareng KAI #2, di halaman Stasiun Bandung, Senin (10/9/2018). (Fathia/ayobandung)
PASIR KALIKI, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 21 pegiat kopi Jawa Barat, mulai dari petani sampai pedagang kopi, menyemarakkan kopi gratis selama dua hari Senin (10/9/2018) sampai Selasa (11/9/2018) di halaman Stasiun Bandung. Kegiatan ini diinisiasi oleh PT KAI menyambut Hari Ulang Tahun ke-73 yang bertepatan pada tanggal 28 September 2018 mendatang.
 
Perhelatan ini tidak hanya dimeriahkan di Kota Bandung. Ngopi bareng KAI terlaksana atas kerjasama PT KAI dengan Komunitas Kopi Nusantara yang dilaksanakan di 15 stasiun, 12 kota, dan 36 kereta api. 
 
Masyarakat menaruh respon yang tinggi pada acara Ngopi Bareng KAI di awal 2018. Oleh karena itu, PT.KAI menggelar kembali ngopi gratis ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan ulang tahun Kereta Api Indonesia. 
 
Wakil Manajer Humas PT KAI Daop 2 Algazaly menerangkan budaya Indonesia mengantungi aneka biji kopi. Hasil bumi ini memiliki ragam cita rasa. "Ngopi bareng sebagai  edukasi dan sosialisasi  terhadap kopi di bumi nusantara kepada masyarakat," katanya, Senin (10/9/2018). 
 
Selain di halaman stasiun, 5.000 gelas kopi gratis disebar di lima kereta api. Di antaranya Argo Parahyangan, Argowilis, dan Lodaya malam. "Caranya masyarakat tinggal memperlihatkan aplikasi KAI Access yang terunduh di hp masing-masing," ujarnya. 
 
Dibubuhi tagline “Ngopi Bareng KAI #2 - Enjoy Your Journey With Indonesian Coffee, PT KAI merangkul 200 barista lokal profesional yang meramu dan menyuguhkan kopi gratis kepada para pecinta kopi di stasiun, kereta api jarak jauh, dan menengah.
 
"PT KAI melibatkan 72 petani kopi dengan luas ladang 8.492 hektar yang tersebar di tujuh provinsi di Jawa-Sumatera, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung," jelas Algazaly. 
 
 KAI melibatkan 40 tempat sangrai yang dikenal roastery dari ketujuh provinsi untuk menciptakan karakter pada kopi yang diseduh oleh barista. Jumlah ini meningkat daripada kegiatan perdana yang melibatkan 29 roastery. 
 
Selain menghadirkan kopi siap saji dan dalam bentuk biji, PT KAI juga mengajak para petani, produsen kopi, dan pelaku industri kreatif di sektor kopi untuk memperkenalkan produknya pada acara Ngopi Bareng KAI #2.
 
Produk-produk yang ditawarkan antara lain green bean, roast bean, kopi bubuk, cold brew, alat untuk meracik kopi, menyangrai kopi, hingga aksesoris berbahan biji kopi.
 
Sebanyak 20 pelaku kreatif di industri kopi dari beberapa daerah dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Jumlah ini meningkat dari gelaran awal yang hanya melibatkan sembilan peserta industri kreatif kopi. 
 
"Industri kreatif kopi memberikan solusi kepada petani yang gagal panen atau kopi hasil panennya tidak dapat dikonsumsi untuk dijadikan aksesoris, parfum mobil, dan lainnya," kata dia.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar