Yamaha Aerox

Warga Bandung Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir

  Rabu, 05 September 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Warga menggunakan penerangan lilin ketika membaca Alquran saat berlangsungnya pemadaman listrik. (Antara)
REGOL, AYOBANDUNG.COM--Warga Kota Bandung mengeluhkan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di bebererapa titik di Kota Bandung. Pasalnya, pemadaman listrik bisa berdurasi empat sampai lima jam sehari. Apalagi dalam sehari tidak hanya sekali terjadi pemadaman listrik.
 
"Iya tadi sempet padam listriknya. Ada mungkin sekitar dua atau tiga jam mah. Tadi aja sempet lewat ke lampu merah Ramdan, lampu lalu lintasnya mati. Jadi kendaraan sempet macet. Da dari jalur sana-sini maju, gak mau ngalah," ungkap Gungun (42) Warga Regol, Kota Bandung kepada ayobandung.com, Rabu (5/9/2018) malam.
 
Menurutnya, pemadaman listrik di lingkungannya itu terjadi dari siang sampai sore hari. 
 
"Kalau gak salah inget, tadi teh pemadamannya dari jam 2 atau jam 3. Sampai mau Magrib-lah, lampu teh baru nyala lagi," sambungnya.
 
Dengan adanya pemadaman ini pun, pria yang berprofesi sebagai satpam indekos ini pun menyarankan untuk PLN agar menyosialisasikan atau setidaknya memberitahukan kepada warga jika akan dilakukan pemadaman bergilir di wilayah tersebut.
 
"Ya, sarannya kalau memang akan ada pemadaman, mohon diinformasikan terlebih dahulu supaya bisa siap-siap, misal nyetok air. Karena repot kalau gak ada air jika listrik padam, misal nanti anak-anak kost mau mandi, masak, dan lainnya jadi susah," ucapnya.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat mengakui terjadi gangguan jaringan pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang menyebabkan pasokan listrik ke Jawa dan Bali berkurang. 
 
Plt Deputy Manajer Komunikasi & Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Iwan Ridwan mengatakan, terjadinya pemadaman listrik di beberapa wilayah di Jabar ini disebabkan gangguan jaringan SUTET Paiton-Grati 1,2.
 
“Kondisi itu mengakibatkan putusnya pasokan pada sistem jaringan listrik Jawa Madura Bali dengan total aliran 3.964 MVA,” kata Iwan dalam keterangan resminya, Rabu (5/9/2018). 
 
Iwan mengaku, gangguan tersebut terjadi sejak siang hari. Hal ini menyebabkan gangguan listrik untuk wilayah kerja PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat, termasuk di Kota Bandung. Pasokan listrik terkena dampak beban padam sebesar 815,52 MW.
 
“Beberapa area yang terdampak meliputi Bandung, Bekasi, Bogor, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, dan Sukabumi,” jelasnya. 
 
Atas ketidaknyamanan ini, PLN Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terkena dampak pemadaman. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. PLN sedang berusaha untuk menormalkan kembali gangguan yang terjadi pada pembangkit kami,” pungkasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar