Yamaha Aerox

Menengok Kampung Kreasi Lukis di Derwati yang Ciamik

  Selasa, 14 Agustus 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Kampung Kreasi Lukis di Dewarti yang Ciamik

RANCASARI, AYOBANDUNG.COM—Kampung warna-warni sudah banyak ditemui di beberapa daerah di Pulau Jawa. Kota Bandung pun tak mau kalah. Salah satunya Kampung Kreasi Lukis di RW 10, Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari.

Bagaimana tidak? Sekarang di sana dipenuhi warna dengan beragam macam lukisan. Sejauh mata memandang, di setiap sudut kampung lukisan banyak bercerita tentang kearifan lokal dan keberagaman seni budaya nusantara. Tampak berbagai macam guratan berlatar alam, perkotaan, binatang, dunia bawah laut, serta tulisan edukasi.

Kampung Kreasi Lukis ini sudah berjalan sejak delapan bulan lalu, yang merupakan karya warga dan pemuda setempat.

“Kami ingin orang yang datang ke RW 10 berbunga hatinya, pikirannya, dan matanya,” kata Ketua RW 10 Deni Slamet Riadi kepada ayobandung.com, Senin (13/8/2018) sore.

AYO BACA : Manteos, Kampung Preman Rasa Seniman

Sudah sekitar 40% lukisan di RW 10 terealisasi sehingga ke depan wilayah tersebut akan kembali dipenuhi coretan-coretan kreativitas dari warga.

Deni mengaku ingin wilayahnya menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kota Bandung.

“Kami ingin Kampung Kreasi Lukis menjadi kampung wisata. Kami sudah menyiapkan hal-hal yang menunjang lainnya seperti penataan lingkungan, peningkatan responsibilitas sosial, dan semangat berswadaya,” terangnya.

Sementara itu, kreator dan inisiator Kampung Kreasi Lukis, Arief Gumelar mengatakan bentuk lukisan di rumah warga itu di antaranya merupakan kreasi murni dari warga setempat. Warga RW 10 saat ini menjadi tim kreatif muralisasi tematik.

AYO BACA : Melongok Kehidupan Saudara-saudara Tertua Kampung Adat Cireundeu

Arief menyebutkan seni lukisan dibagi beberapa zona, antara lain edukasi di madrasah, olahraga di lapangan futsal, dan zonasi kekinian dengan lukisan 3D. Bukan hanya itu, untuk tata lingkungan ada juga taman, gazebo, apotik hidup, urban farming di setiap rumah, dan para ibu-ibu yang bikin kerajinan dari limbah.

"Proses kreatifnya kami bentuk tim kreatif. Ternyata tidak disangka, dari warga ada pelukis internasional, salah satunya Pak Erwin, S2 Seni Rupa ITB," paparnya.

Namun, apa yang sudah begitu bagus dikerjakan dan diperjuangkan oleh mereka, bukan berarti tanpa kendala. Faktanya selama ini program berjalan masih dari dana swadaya warga setempat.

Dia berharap ada sokongan dana dari pihak lain untuk upaya mewujudkan Kampung Wisata Kreasi Lukis.

"Kami juga ingin masyarakat responsif terhadap program kewilayahan. Masyarakat sendiri mengaku ingin meningkatkan indeks kebahagiaan, karena spot lukisan itu banyak dijadikan tempat selfie atau bahan edukasi,” ujarnya.

Suatu upaya kreasi seni lukis yang sangat luar biasa ini memang perlu didukung berbagai pihak. Sebab, RW 10 telah berani menjadikan diri memiliki ciri khas tersendiri di antara lingkungan lainnya.

AYO BACA : Kampung Toleransi, Sebuah Cara Jalani Indahnya Perdamaian

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar